Rastranews.id, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mempercepat pembentukan dan penguatan Koperasi Merah Putih Kelurahan sebagai upaya konkret mendukung program strategis nasional Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
Penegasan itu disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), saat membuka High Level Meeting Kolaborasi Pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Makassar di Novotel Grand Shayla Makassar, Rabu (24/12/2025).
Appi menegaskan, koperasi tidak boleh berhenti pada seremoni pembentukan, tetapi harus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendorong perputaran ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di tingkat kelurahan.
“Koperasi ini harus memberi dampak yang bisa diukur. Kita ingin koperasi menjadi solusi ekonomi, mempermudah akses usaha, mendukung tenaga kerja, dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Appi.
Pria yang akrab disapa Appi itu menyebutkan, Pemkot Makassar telah menyiapkan tiga hingga empat lokasi operasional Koperasi Merah Putih dan akan terus bertambah seiring kesiapan wilayah lainnya.
Appi menegaskan bahwa Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 merupakan mandat strategis nasional untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui koperasi desa dan kelurahan.
Inpres ini mendorong percepatan pembangunan fisik koperasi, seperti gerai usaha, pergudangan, hingga sarana distribusi produk lokal.
“Tujuannya jelas, memperkuat ketahanan pangan, menciptakan lapangan kerja, dan membangun ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan sistem bisnis koperasi, khususnya sektor bahan pokok, melalui penguatan data, jejaring pasok, serta kolaborasi dengan BUMN dan mitra strategis agar koperasi berjalan berkelanjutan.
Appi mengakui belum seluruh koperasi di 153 kelurahan beroperasi optimal. Karena itu, ia mendorong percepatan agar manfaat koperasi segera dirasakan masyarakat.
“Koperasi harus benar-benar hidup, berputar ekonominya, dan memberi dampak langsung,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar Arlin Ariesta melaporkan, dari 153 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah dibentuk, 125 koperasi sudah memiliki gerai, dan 25 koperasi di antaranya telah mengelola gerai sembako dan usaha ritel.
Selain itu, dua koperasi kelurahan telah bermitra dengan PT Pertamina sebagai sub-pangkalan LPG, guna memperkuat distribusi energi di tingkat kelurahan.
Arlin menambahkan, High Level Meeting ini diharapkan menghasilkan rencana aksi kolaboratif penguatan koperasi pada triwulan pertama 2026, dengan target seluruh Koperasi Kelurahan Merah Putih di Makassar dapat beroperasi optimal paling lambat akhir Maret 2026. (MU)

