RastraNews.id, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menerima sebanyak 75 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 Periode Juni–Agustus 2026 yang mengusung tema “Inovasi Daerah”. Para mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian di 12 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Penerimaan mahasiswa KKN berlangsung di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Senin (6/7/2026). Bupati Luwu Timur diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika.

Turut hadir Dosen Koordinator Pendamping KKN Unhas, Dr. Nurmala Sari, Kepala Bagian Pemerintahan, para kepala OPD lingkup Pemkab Luwu Timur, perwakilan PT Vale Indonesia, dosen pendamping, camat, kepala desa, serta lurah dari lokasi penempatan mahasiswa.

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menyampaikan apresiasi kepada Universitas Hasanuddin yang kembali mempercayakan Kabupaten Luwu Timur sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi yang dapat mendukung pembangunan desa.

“Saya percaya bahwa mahasiswa sebagai generasi muda dengan energi dan semangat intelektual yang tinggi mampu menggali potensi desa dengan pendekatan yang inovatif dan berkelanjutan,” ujar Endis.

Ia berharap para mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja yang telah disusun, tetapi juga mampu membangun kolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah desa sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat.

“Jadilah agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, jaga nama baik almamater, dan manfaatkan kesempatan ini sebagai ruang belajar sekaligus mengabdi,” pesannya.

Sementara itu, Koordinator KKN Unhas, Dr. Nurmala Sari, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pelaksanaan KKN Gelombang 116.

“Kami titip anak-anak kami kepada Bapak/Ibu. Mungkin sebagian dari mereka baru pertama kali menghadapi lingkungan dan karakter masyarakat yang berbeda. Karena itu kami berharap bimbingan dan dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa agar pelaksanaan KKN ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Nurmala menjelaskan, sebanyak 75 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian selama periode Juni–Agustus 2026 di 12 desa, yakni Desa Balantang, Baruga, Laskap, Pasi-Pasi, Puncak Indah, Nikkel, Sorowako, Ballabano, Ledu-Ledu, Parumpanai, Tabarano, dan Wasuponda.

Melalui tema “Inovasi Daerah”, pelaksanaan KKN diharapkan mampu menghadirkan berbagai gagasan kreatif yang dapat mengoptimalkan potensi desa, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Luwu Timur. (*)