RastraNews.id, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia) melalui penyaluran bantuan sosial yang kini menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Pada 2026, jumlah lansia penerima bantuan meningkat menjadi 4.000 orang, naik dibanding tahun sebelumnya.
Perluasan program tersebut ditandai dengan penyerahan Kartu ATM Lansia kepada 1.346 penerima manfaat baru, yang mulai menerima bantuan untuk alokasi Januari hingga Maret 2026.
Sementara itu, sebanyak 2.654 lansia yang telah terdaftar sebelumnya sudah lebih dahulu menerima pencairan bantuan melalui rekening masing-masing.
Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap kelompok lanjut usia agar tetap memperoleh dukungan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Penerima Baru Terima Bantuan Rp3 Juta
Penyaluran Kartu ATM Lansia dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah. Pada Kamis (16/7/2026), distribusi dipusatkan di tiga lokasi, yakni Kantor Camat Malili, Kantor Desa Manurung, serta Kantor Desa Parumpanai.
Di Kecamatan Malili, penyaluran di Kantor Camat Malili melayani penerima dari Desa Laskap, Ussu, Puncak Indah, serta Kelurahan Malili, Baruga, Balantang, Wewangriu, Harapan, Pongkeru, dan Pasi-Pasi dengan total 160 penerima manfaat.
Sementara di Kantor Desa Manurung, bantuan disalurkan kepada 66 lansia yang berasal dari Desa Lakawali, Lakawali Pantai, Atue, dan Tarabbi.
Sedangkan penyaluran di Kantor Desa Parumpanai mencakup penerima dari Desa Parumpanai dan Kawata di Kecamatan Wasuponda serta Desa Matano di Kecamatan Nuha dengan total 19 penerima manfaat.
Melalui kartu ATM tersebut, para penerima baru langsung memperoleh bantuan sebesar Rp3 juta, yang merupakan akumulasi bantuan selama tiga bulan, yakni Januari hingga Maret 2026.
Bentuk Kepedulian kepada Lansia
Bagi banyak lansia, bantuan tersebut tidak sekadar bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang memasuki usia senja.
Program bantuan sosial lansia ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban hidup para penerima manfaat.
Staf Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur, Ilyas, menjelaskan bahwa dana bantuan telah masuk ke rekening masing-masing penerima dan sudah dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Ia mengingatkan para penerima agar menggunakan bantuan secara bijak serta menjaga rekening tetap aktif.
“Bantuan yang masuk ke rekening sebesar Rp3 juta merupakan alokasi Januari hingga Maret. Silakan digunakan sesuai kebutuhan, tetapi kami mengimbau agar menyisakan saldo minimal Rp100 ribu supaya rekening tidak menjadi tidak aktif atau terblokir,” jelas Ilyas.
Ia berharap bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pokok para lansia dan keluarganya.
“Gunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan yang benar-benar penting. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban bapak dan ibu sekalian,” pesannya.
Komitmen Pemkab Perluas Jangkauan Bantuan
Bertambahnya jumlah penerima manfaat pada tahun 2026 menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus memperluas jangkauan program perlindungan sosial bagi kelompok rentan.
Melalui program ini, pemerintah berharap para lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih layak, mandiri, dan tetap merasakan kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.

