RastraNews.id, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mulai menggaungkan semangat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui kegiatan Sabtu Sehat Juara (SSJ) yang dikolaborasikan dengan Senam Sensus Ekonomi (SSE).

Kegiatan yang berlangsung di Bundaran Batara Guru, Sabtu (9/5/2026), berlangsung meriah dan dipenuhi antusiasme masyarakat serta jajaran pemerintah daerah.

Acara dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, yang menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan agenda strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Sensus Ekonomi bukan hanya milik BPS, tetapi milik kita semua untuk mewujudkan Luwu Timur yang maju dan sejahtera,” ujar Ramadhan.

Ia mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar dan jujur saat pelaksanaan sensus nanti.

“Data yang berkualitas akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran. Karena itu, mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan jawaban yang benar, jujur, dan apa adanya,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Kominfo-SP Andi Tabacina Akhmad, Kepala Dinas PTSP Agus Thobrani, Plt Kepala Dinas PMD Awaluddin, serta Kepala Dinas Parmudora Muhammad Safaat DP.

Kolaborasi antara olahraga dan edukasi statistik itu menjadi pendekatan kreatif pemerintah daerah bersama BPS dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya data ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dengan iringan musik senam yang dipadukan dengan ajakan menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menilai keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas pendataan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Luwu Timur menegaskan komitmennya mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 demi menghadirkan data yang akurat untuk mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan itu menjadi simbol bahwa suksesnya Sensus Ekonomi hanya bisa diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, BPS, dan masyarakat.