RastraNews.id, Gowa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program jaminan kesehatan nasional (JKN).
Hal ini terbukti dengan diterimanya penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Makassar dalam acara Rapat Rekonsiliasi Data Iuran JKN Pemerintah Daerah Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Celebes Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Jumat (24/4).
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Makassar, Prabowo, kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Gowa, Mahmud, dengan disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter.
Kepala Kantor Cabang BPJS Makassar, Prabowo, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi pemerintah daerah dalam menyukseskan Program JKN, baik melalui dukungan alokasi anggaran maupun keakuratan data kependudukan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“JKN ini adalah sebuah sistem yang membutuhkan kerja sama dari bapak/ibu semua,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter, menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi demi memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemkab Gowa yang konsisten mendukung JKN, yang tercermin dari pencapaian Universal Health Coverage (UHC).
“Alhamdulillah Kabupaten Gowa sudah UHC dan kepesertaan kita sudah mencapai 99 persen dari sekitar 800 ribu lebih jumlah penduduk Kabupaten Gowa,” ungkapnya.
Andy Azis juga berharap rapat koordinasi ini dapat menyelaraskan visi seluruh pihak demi mutu pelayanan yang lebih baik.
“Kalau kita mampu membangun kolaborasi yang bagus, maka yakin dan percaya pelayanan BPJS kita akan bagus. Kita berharap melalui rapat ini ada rekomendasi-rekomendasi bagi tiga kabupaten/kota ini,” harapnya.
Di sisi lain, Kepala BPKD Gowa, Mahmud, menyebutkan bahwa prestasi ini adalah buah kerja keras kolektif berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Sebagai bukti nyata dukungan finansial, pada tahun 2026 ini Pemkab Gowa telah mengalokasikan dana sebesar Rp70 miliar khusus untuk iuran BPJS Kesehatan. Selain itu, Gowa terus mempertahankan skema layanan yang memudahkan warga.
“Sejak tahun 2025 hingga saat ini Gowa masih menggunakan skema BPJS Prioritas atau BPJS Non Cut Off yaitu pada saat mendaftar BPJS dan memenuhi syarat, itu bisa langsung aktif dan bisa digunakan BPJSnya,” ungkapnya. (*)

