“Pelindo tidak hanya berfokus pada layanan kepelabuhanan, tetapi juga ingin berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat,” tukasnya.

Melalui Festival Kreativitas dan Kebangsaan ini, pihaknya ingin membuka ruang bagi UMKM untuk memperluas jaringan, memperkenalkan produk, dan mendapatkan wawasan baru tentang pengelolaan usaha yang berkelanjutan.

Dia juga menambahkan bahwa Pelindo Regional 4 terus berupaya menciptakan lingkungan pelabuhan yang inklusif dan produktif, termasuk dengan menghadirkan ruang publik seperti Terminal Penumpang Anging Mammiri sebagai wadah kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini mendapat antusiasme yang cukup tinggi dari peserta yang antara lain terdiri atas pelaku UMKM, komunitas kreatif, serta perwakilan instansi pemerintah dan swasta.

Selain sesi diskusi, acara juga menampilkan pameran produk lokal.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat, serta mampu melahirkan inovasi baru dalam pengembangan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (MA)