RastraNews.id, Palu – Reny A. Lamadjido melihat peluang besar olahraga biliar berkembang menjadi industri olahraga (sport industry) yang mampu menggerakkan ekonomi daerah.

Optimisme itu menguat seiring adanya informasi masuknya investor yang siap membangun pusat biliar dengan fasilitas lengkap di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan Wagub saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah masa bakti 2025–2029 di Hotel Santika, Sabtu (2/5/2026).

Di hadapan pengurus, Reny menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi untuk bersinergi dalam memajukan olahraga biliar di daerah. Ia menilai, dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, cabang olahraga ini berpotensi besar menyumbang prestasi di tingkat nasional.

“Dengan pembinaan yang baik, biliar bisa menjadi salah satu andalan Sulawesi Tengah di PON 2028,” ujarnya.

Selain aspek prestasi, Wagub juga menyoroti potensi talenta muda daerah, salah satunya Fajar Alamri yang telah mencuri perhatian publik melalui penampilan di ajang internasional meski masih berusia lima tahun.

Menurutnya, kehadiran atlet muda berbakat tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Saya dan Pak Gubernur siap mendukung penuh pengembangan biliar di Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Reny berharap, dengan dukungan pemerintah, masuknya investasi, serta pembinaan atlet yang konsisten, Sulawesi Tengah dapat menjelma menjadi salah satu kekuatan baru di kancah biliar nasional.

Pelantikan pengurus POBSI Sulteng ini turut dihadiri Sekjen POBSI Pusat, Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, anggota DPRD Sulteng Henri Kusuma Muhidin, Wakil Wali Kota Palu Imelda Muhidin, jajaran KONI, serta pengurus dan mitra olahraga lainnya.