Rastranews.id, Makassar— Perumda Parkir Makassar akan mulai menerapkan sistem parkir berbasis teknologi di kawasan Anjungan Pantai Losari.
Kebijakan ini dilakukan untuk menertibkan parkir, menghilangkan praktik jukir liar, serta memberikan rasa aman dan kepastian tarif bagi pengunjung.
Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, menjelaskan bahwa sistem parkir di Anjungan Pantai Losari nantinya menggunakan gate barrier dan peralatan pendukung lainnya.
Sistem ini akan melibatkan petugas resmi Perumda Parkir.
“Rencananya parkir di Anjungan Pantai Losari menggunakan gate barrier dengan tarif flat. Untuk motor Rp3.000 dan mobil Rp5.000,” ujar Andi Ryan.
Tarif tersebut berlaku dari pukul 07.00 hingga 22.00 Wita Namun, khusus hari Jumat, parkir di kawasan masjid akan digratiskan setelah adanya kesepakatan dengan pengelola masjid dan UPTD Anjungan Pantai Losari.
“Untuk salat lima waktu, kami tetap siapkan solusi dan dispensasi. Ini masih kami kaji agar tetap adil dan tidak memberatkan masyarakat,” jelasnya.
Penerapan sistem parkir ini ditargetkan mulai pertengahan Januari 2026.
Menurut Andi Ryan, kehadiran Perumda Parkir di kawasan Pantai Losari didorong oleh banyaknya laporan masyarakat terkait tarif parkir yang tidak seragam, keberadaan jukir liar, hingga kasus kehilangan helm dan kendaraan.
“PD Parkir hadir untuk memberi kepastian tarif, keamanan kendaraan, dan kenyamanan pengunjung,” tegasnya.
Area yang akan dikelola mencakup Anjungan hingga kawasan Toraja–Mandar, dengan pengaturan pintu masuk dan keluar yang telah ditentukan.
Selain Anjungan Pantai Losari, Perumda Parkir juga akan menata kawasan Kanreronh di Jalan Kartini.
Di lokasi tersebut, parkir di bahu jalan akan ditiadakan dan seluruh kendaraan diarahkan masuk ke area parkir terpusat dengan tarif flat.
Tak hanya itu, Perumda Parkir juga menegaskan bahwa pada setiap pelaksanaan event, penyelenggara wajib berkoordinasi terkait pengelolaan parkir.
“Parkir harus dipikirkan sejak awal. Tarif harus sama, tertib, dan tidak membebani pengunjung. Inilah fungsi PD Parkir menjaga stabilitas,” katanya.
Ke depan, Perumda Parkir Makassar menargetkan sistem parkir kota yang lebih tertata, aman, dan ramah bagi masyarakat, sejalan dengan visi Makassar sebagai kota modern dan nyaman bagi pejalan kaki. (MU)

