Rastranews.id, Gowa – Pemerintah Daerah Kabupaten Gowa menggelar Gowa Collaboration Iftar 2026 bertajuk “Membangun Sinergi Digital untuk Pariwisata Gowa”.
Kegiatan yang mengundang sejumlah media, influencer dan para pegiat sosial media tersebut digelar di Baruga Tinggi Mae Rujab Bupati Gowa, Sabtu 28 Februari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa menegaskan peran penting media dan influencer dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
Strategi promosi berbasis kolaborasi dinilai menjadi salah satu kunci melonjaknya angka kunjungan wisata.
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengungkapkan bahwa tren kunjungan wisata menunjukkan peningkatan signifikan.
“Pariwisata di Kabupaten Gowa ini alhamdulillah sudah sangat baik, kita mengalami tren kenaikan yang sangat signifikan dari 10 koma sekian persen jadi 31,11 persen. Artinya ini adalah peluang terbaik kita untuk lebih memperbaiki lagi,” ujarnya.
Salah satu contoh konkret adalah penyelenggaraan event tahunan Beautiful Malino pada 2025 lalu.
Menurutnya, lonjakan jumlah pengunjung tidak terlepas dari strategi promosi yang lebih masif, termasuk optimalisasi pemberitaan media dan publikasi digital oleh influencer.
“Saya mengambil contoh ‘Beautiful Malino’ di tahun 2025 kemarin pengunjungnya sangat naik, tapi kami menambah jadwal harinya dari dua menjadi lima hari. Pengunjung itu sampai 115 ribu yang sebelumnya tidak sampai 20 ribu,” jelasnya.
Ia menilai eksposur media dan kekuatan jejaring influencer mampu membangun persepsi positif tentang destinasi wisata Gowa, khususnya Malino yang selama ini dikenal sebagai kawasan wisata unggulan.
“Oleh karena itu saya mengajak teman-teman influencer. Salah satu strategi itu sebenarnya. Karena influencer ini jadi bagian dari promosi marketingnya yang luar biasa. Sama-sama kita punya tujuan bersama bagaimana caranya ini Gowa memandangnya dari segi positif, bukan secara negatif,” katanya.
Menurut Husniah, kolaborasi dengan media dan influencer bukan sekadar untuk mendongkrak angka kunjungan, tetapi juga untuk memperkuat citra daerah.
Narasi positif yang dibangun secara konsisten diyakini berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemkab Gowa pun berkomitmen memperluas kerja sama promosi, baik melalui media konvensional maupun platform digital, guna memastikan potensi wisata daerah terus dikenal luas dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. (MA)

