Makassar, RastraNews.id – Dalam upaya memperkuat sinergitas dan soliditas antarlembaga, Kodam XIV/Hasanuddin menggelar Coffee Morning TNI-Polri yang dipimpin Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, Dankodaeral VI Makassar Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, Kaskodau II Marsma TNI Hermawan Widhianto, serta para pejabat utama TNI dan Polri.
Acara berlangsung di Balai Pertemuan Hasanuddin (BPH), Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (15/7/2026).
Dalam sambutannya, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa kegiatan Coffee Morning bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta hubungan emosional di antara jajaran TNI dan Polri.
“Hari ini Bapak Kapolda mengumpulkan kita dengan tujuan menyatukan dan mempererat hubungan batin di antara kita. Ketika berbicara tentang TNI dan Polri, tidak ada lagi sekat psikologis yang membatasi. Yang ada adalah semangat kebersamaan, semangat pertemanan, semangat persaudaraan, serta semangat untuk menjaga Sulawesi Selatan tetap aman, damai, tenteram, dan sejahtera,” ujar Bangun Nawoko.
Ia menekankan bahwa menjaga keamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat.
“Saya meyakini tugas menjaga keamanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri. Kata kuncinya adalah komunikasi, koordinasi, dan implementasi nyata di setiap jengkal wilayah penugasan kita,” tegasnya.
Suasana keakraban semakin terasa ketika Pangdam memberikan kejutan ulang tahun kepada Dankodaeral VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, di sela-sela acara. Momen tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bernyanyi bersama yang semakin mempererat kebersamaan dan kekompakan antarpersonel TNI dan Polri.
Melalui Coffee Morning ini, diharapkan sinergi TNI-Polri semakin kokoh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di Sulawesi Selatan. []

