RastraNews.id, Palopo – Komitmen Pemerintah Kota Palopo dalam memperkuat layanan dasar kembali membuahkan hasil. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran sebesar Rp23,9 miliar untuk rehabilitasi jaringan air baku Battang Bambalu.
Proyek dengan nilai HPS Rp23.999.835.682,40 itu difokuskan pada perbaikan jaringan pipa PVC sepanjang kurang lebih 3,5 kilometer yang selama lebih dari 15 tahun mengalami kebocoran dan mengganggu distribusi air bersih ke masyarakat.
Wali Kota Palopo, Hj. Naili Trisal, menegaskan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus ditangani secara serius dan berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menyangkut pelayanan dasar masyarakat. Kami terus membangun komunikasi dengan pemerintah pusat agar persoalan air bersih yang sudah lama dirasakan warga bisa segera dituntaskan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, atas dukungan terhadap penguatan infrastruktur dasar di Palopo.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, DPR RI, dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dukungan ini sangat berarti bagi Kota Palopo, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih,” tegasnya.
Rehabilitasi jaringan air baku ini diharapkan mampu menekan tingkat kebocoran, meningkatkan keandalan sistem, serta memperluas jangkauan distribusi air bersih bagi warga.
Pemkot Palopo memastikan akan mengawal pelaksanaan proyek tersebut agar berjalan sesuai rencana, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

