RastraNews.id, Selayar – Kabar menggembirakan datang dari operasi pencarian dan pertolongan (SAR) hari kelima korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Tim SAR Gabungan kembali menemukan dua korban dalam kondisi selamat. Kedua korban tersebut masing-masing bernama Nurmiati (46) dan Jasmal (24), yang ditemukan terdampar di Pulau Balaloho oleh kapal KM Bari Baria 05.
Setelah ditemukan, keduanya langsung dievakuasi menggunakan KRI Marlin 877 dan saat ini dalam perjalanan menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh unsur SAR gabungan yang terus melakukan pencarian secara maksimal.
“Alhamdulillah, pada hari kelima operasi SAR kembali ditemukan dua korban dalam keadaan selamat di Pulau Balaloho. Korban ditemukan oleh KM Bari Baria 05 dan saat ini bersama KRI Marlin 877 sedang dievakuasi menuju Pelabuhan Benteng. Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan alut yang terlibat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” ujar Sultan.
Dengan ditemukannya dua korban tersebut, jumlah korban selamat KM Nurul Salsa kini bertambah menjadi 59 orang. Sementara itu, 1 orang dinyatakan meninggal dunia dan 18 korban lainnya masih dalam pencarian.
Operasi SAR masih terus dilanjutkan dengan melibatkan seluruh potensi SAR gabungan. Pada hari kelima, pencarian difokuskan di area seluas 1.305 nautical mile persegi (nm²) yang dibagi ke dalam empat sektor pencarian.
Sejumlah armada dikerahkan dalam operasi ini, di antaranya KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634, serta didukung unsur TNI, Polri, BPBD, Syahbandar, dan kapal-kapal nelayan yang ikut membantu proses pencarian.
Meski kondisi cuaca di lokasi operasi masih dipengaruhi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter, Basarnas Makassar menegaskan seluruh personel tetap berupaya maksimal untuk menemukan seluruh korban yang masih belum ditemukan. (*)

