RastraNews.id, Gowa — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memprioritaskan pembangunan infrastruktur di Kecamatan Biringbulu meskipun terjadi keterbatasan anggaran akibat efisiensi pemerintah pusat yang memangkas Dana Alokasi Khusus (DAK) infrastruktur hingga Rp340 miliar.

Penegasan tersebut disampaikan saat Safari Ramadan di Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Jumat (27/2), dalam rangka pelaksanaan Program One Day One District di masa kepemimpinan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang dan Wakil Bupati Gowa (Hati Damai).

“Kami tetap berkomitmen memprioritaskan pembangunan infrastruktur di Biringbulu. Insya Allah, secara bertahap kebutuhan infrastruktur di wilayah ini dan kecamatan lainnya dapat dituntaskan,” ujar Darmawangsyah.

Ia menyebutkan, berdasarkan survei satu tahun kepemimpinan Hati Damai, tingkat kepuasan masyarakat berada pada kategori sangat puas dengan capaian 80 persen. Tahun ini, Pemkab Gowa fokus melakukan intervensi pembangunan infrastruktur meski belum seluruhnya terlihat secara fisik.

Adapun alokasi anggaran infrastruktur 2025 di Kecamatan Biringbulu meliputi pengaspalan Jalan Lauwa sepanjang 1 kilometer, Jalan Poros Tonrorita 808 meter senilai Rp3 miliar, dan Jalan Desa Taring Rp1 miliar.

Kemudian pembangunan jalan dan drainase Rp624 juta, ruas Julukanaya–Lauwa Rp1,5 miliar, penanganan longsegmen Jalan Desa Pencong Rp1,2 miliar, serta pembangunan infrastruktur Dusun Buakayu, Desa Baturappe Rp1,3 miliar. Total anggaran mencapai Rp8,5 miliar.

Untuk 2026, kembali dianggarkan pembangunan sejumlah ruas jalan, yakni Dusun Lappara Rp1,5 miliar, Poros Malonjo–Romangloe Rp1 miliar, Bontotene–Julukanayya Rp1,6 miliar, dan Baturappe–Berutallasa Rp1,6 miliar, dengan total lebih dari Rp6 miliar.

Selain itu, sektor cipta karya juga mendapat alokasi untuk drainase Desa Baturappe Rp200 juta, jalan lingkungan paving blok Rp185 juta, serta pengairan dan drainase Biringbulu Rp149 juta.

“Meski anggaran masih terbatas, kami optimistis kebutuhan infrastruktur Biringbulu dapat terpenuhi. Wilayah ini memiliki kedekatan emosional bagi saya, dan kami berkomitmen memperjuangkan pembangunan yang merata,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan uang tunai untuk pembangunan Masjid Ar Rahman Desa Taring dan Masjid Nur Rahman Desa Parangloe, puluhan paket sembako bagi masyarakat miskin ekstrem, serta bantuan bibit padi bagi petani.

Darmawangsyah menegaskan Program One Day One District merupakan bentuk silaturahmi pemerintah daerah dengan masyarakat dan tidak hanya dilaksanakan saat Ramadan.

“Program pendidikan gratis melalui Gowa Caradde’, seperti pembagian seragam gratis bagi siswa SD dan SMP, telah berjalan. Pemeriksaan kesehatan gratis juga sudah kami laksanakan,” jelasnya.

Terkait persoalan kepesertaan KIS yang masih bermasalah akibat perubahan desil, pihaknya memastikan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar masyarakat kembali mendapatkan layanan kesehatan yang layak melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.

Camat Biringbulu Muhammad Natsir menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Gowa, khususnya dalam bantuan masjid, sembako dan bibit pertanian bagi masyarakat. Warga Desa Taring, Baddu, juga berharap pembangunan infrastruktur seperti drainase dan irigasi di desanya dapat segera dituntaskan.

Di akhir kunjungan, Wakil Bupati Gowa bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa Hasrul Abdul Rajab dan jajaran SKPD melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid Nur Rahman, Desa Parangloe. (mu)