RastraNews.id, Palopo – Wali Kota Palopo Naili Trisal mendorong pengembangan taman dasawisma tidak hanya sebagai ruang hijau dan sarana penghijauan, tetapi juga menjadi sumber pangan keluarga serta penguatan ekonomi masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat bersama Ketua TP PKK Kota Palopo Megawati Akhmad melakukan penilaian lomba kreasi Taman Dasawisma Kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota bersama tim penilai meninjau 12 taman dasawisma yang dikelola masyarakat, sekaligus mengecek kondisi tanaman, kebersihan, serta pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif.

Menurut Naili, taman-taman tersebut perlu terus dikembangkan dengan menanam komoditas yang memiliki nilai manfaat langsung bagi masyarakat, seperti cabai, sayuran, dan tanaman herbal.

“Taman ini harus dijaga dan dirawat. Tanamlah tanaman yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Jika harga sayuran di pasar naik, warga bisa memanen hasil kebun sendiri untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Naili.

Dari Tempat Sampah Menjadi Kebun Produktif

Ketua TP PKK Kota Palopo, Megawati Akhmad, mengungkapkan bahwa sebagian lokasi taman yang saat ini menjadi ruang hijau produktif sebelumnya merupakan kawasan pembuangan sampah yang kurang terawat.

Melalui inisiatif kelompok PKH dan masyarakat setempat, kawasan tersebut kemudian ditata dan diubah menjadi taman dasawisma yang tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Menurutnya, keberhasilan Kecamatan Wara Timur dapat menjadi model pengembangan lingkungan berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di seluruh kecamatan di Kota Palopo.

“Kami berharap taman seperti ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan asri, hasilnya juga bisa dinikmati langsung oleh masyarakat,” katanya.

Wawali Kenang Perjuangan Bersihkan Sampah

Wakil Wali Kota Palopo Akhmad Syarifuddin yang turut hadir mengaku bangga melihat perubahan kawasan tersebut. Ia mengingat kembali kondisi lokasi yang dulunya dipenuhi tumpukan sampah sebelum dibersihkan secara gotong royong oleh pemerintah dan masyarakat.

“Saya masih ingat tempat ini dulu penuh sampah. Bersama warga, kecamatan dan kelurahan, kami bergotong royong membersihkannya. Sekarang sudah berubah menjadi taman yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat yang dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan ruang terbuka menjadi kawasan produktif.

Dukung Adipura dan Kota Sehat

Selain memberikan manfaat ekonomi dan sosial, keberadaan taman dasawisma juga dinilai mendukung upaya Pemerintah Kota Palopo dalam mempertahankan program lingkungan, termasuk penilaian Adipura dan Kota Sehat.

Pada kesempatan tersebut, TP PKK Kecamatan Wara Timur juga menyerahkan piagam penghargaan kepada 12 kelompok PKH pengelola Taman Dasawisma, yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Palopo sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat.

Pemerintah Kota Palopo berharap gerakan taman dasawisma terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang bersih, produktif, sehat, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kota.