RastraNews.id, Gowa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat perencanaan pembangunan yang inklusif dan responsif dengan melibatkan generasi muda melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda Kabupaten Gowa Tahun 2027.
Kegiatan tersebut digelar di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (24/2/2026).
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan Musrenbang Pemuda merupakan ruang resmi bagi generasi muda untuk terlibat dalam penyusunan arah pembangunan daerah secara terstruktur.
Menurutnya, forum ini menjadi wadah menghimpun aspirasi pemuda yang kemudian dibahas dan dirumuskan menjadi rekomendasi untuk diintegrasikan dalam dokumen perencanaan daerah.
“Forum ini memastikan pembangunan tidak berjalan satu arah, tetapi juga memahami kebutuhan generasi muda. Pemerintah berkomitmen menjadikannya bagian penting dari perencanaan yang inklusif dan responsif terhadap perubahan zaman,” ujarnya.
Ia menilai pemuda memiliki peran strategis di tengah dinamika global yang penuh tantangan sekaligus peluang. Potensi jumlah pemuda produktif di Gowa disebut sebagai modal utama pembangunan daerah.
“Kita hidup di masa penuh tantangan sekaligus peluang. Ini kekuatan yang harus diarahkan melalui kebijakan yang tepat agar peluang dapat dimanfaatkan generasi muda,” tambahnya.
Husniah juga mengingatkan agar setiap usulan pemuda tetap berkoordinasi dengan perangkat daerah sehingga dapat terakomodasi optimal dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan.
Mengusung tema “Pemuda Produktif, Gowa Kompetitif”, forum ini diharapkan melahirkan rekomendasi yang realistis, terukur, dan berpihak pada peningkatan kualitas pemuda.
Sementara itu, Kepala Bappeda Gowa, Sujjadan, menjelaskan Musrenbang Pemuda merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gowa Tahun 2027.
“Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi isu strategis kepemudaan, menghimpun usulan program yang relevan, serta mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan yang partisipatif dan inklusif,” jelasnya.
Di tempat yang sama, perwakilan pemuda, Amar Anggriawan, menyebut sebelumnya terdapat 12 usulan dari unsur pemuda, dengan enam usulan atau 50 persen telah terakomodasi untuk tahun 2026.
Ia berharap ke depan semakin banyak aspirasi pemuda yang dapat direalisasikan sepanjang sejalan dengan program prioritas daerah. (mu)

