Rastranews.id, Gowa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menegaskan pentingnya Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Tahun 2025 sebagai forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi, membenahi tata kelola pembinaan, serta menetapkan arah prestasi olahraga daerah yang lebih terukur dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat membuka MUSORKAB KONI Kabupaten Gowa yang digelar di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (30/12/2025).
Menurut Bupati Talenrang, olahraga daerah memiliki peran strategis tidak hanya dalam meraih prestasi, tetapi juga dalam pembentukan karakter, disiplin, dan daya saing sumber daya manusia, sekaligus menjadi sarana mengharumkan nama daerah di tingkat regional hingga nasional.
“Pembinaan olahraga di Kabupaten Gowa adalah proses panjang pembinaan karakter, disiplin, dan kebanggaan SDM daerah yang harus dikelola secara konsisten. Soal medali, itu bonus,” ujar Bupati.
Ia menilai Kabupaten Gowa memiliki modal sosial dan potensi SDM olahraga yang besar, namun masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti pemerataan pembinaan cabang olahraga (cabor), peningkatan kualitas pelatih dan ofisial, serta penguatan tata kelola organisasi yang lebih akuntabel dan profesional.
“MUSORKAB ini menjadi ruang menyelaraskan potensi dengan kebutuhan riil di lapangan, agar pembinaan dan prestasi olahraga berjalan lebih realistis, terukur, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Bupati Talenrang menekankan bahwa MUSORKAB bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum pengambilan keputusan strategis yang akan menentukan arah kebijakan pembinaan olahraga Kabupaten Gowa ke depan, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan Tahun 2026.
“Persiapan cabor tidak bisa instan. Dibutuhkan perencanaan matang, pembinaan berjenjang, dan kerja sama solid antara KONI, cabor, dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia pun menegaskan komitmen Pemkab Gowa untuk terus mendukung pengembangan olahraga melalui kebijakan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada keberlanjutan prestasi.
“Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung pembinaan olahraga, karena dari sanalah lahir karakter, daya saing, dan kebanggaan SDM Gowa di masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Musorkab KONI Gowa 2025, Ahmad Sidiq Maulana, menjelaskan bahwa MUSORKAB dirancang sebagai forum konsolidasi kelembagaan untuk menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kabupaten Gowa.
“Melalui Musorkab ini, kami ingin memastikan seluruh elemen KONI berada dalam satu barisan yang solid, memiliki arah pembinaan yang jelas, serta komitmen kuat menyiapkan atlet Gowa menghadapi Porprov Sulsel 2026 secara sistematis,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh tahapan Musorkab disusun secara partisipatif, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan pembinaan prestasi. (MU)

