RastraNews.id, Palu – Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sulawesi Tengah berlangsung penuh semangat dan optimisme di Grand The Sya Hotel Palu, Minggu (10/5/2026).

Mengusung tagline “Demokrat Menang, Sulteng Nambaso”, forum konsolidasi terbesar Partai Demokrat di Sulawesi Tengah itu menjadi panggung penguatan mesin partai menghadapi Pemilu 2029.

Musda V Demokrat Sulteng dihadiri langsung jajaran elite Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono hadir secara virtual, sementara Sekretaris Jenderal DPP Demokrat Herman Khaeron, Wakil Sekjen Jemmy Setiawan, hingga Wakil Bendahara DPP Felix Susanto hadir langsung di lokasi kegiatan.

Selain itu, Musda juga dihadiri Kepala BPOKK DPP Demokrat Ossy Dermawan, Ketua DPD Demokrat Sulsel Ni’matullah Erbe, para ketua DPC Demokrat dari 13 kabupaten/kota, anggota DPRD Demokrat se-Sulawesi Tengah, hingga sejumlah tokoh partai lainnya.

Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah yang juga Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, tampil membakar semangat kader lewat pidato politik yang menekankan pentingnya soliditas partai, modernisasi organisasi, dan keberpihakan nyata kepada rakyat.

Menurut Anwar Hafid, Musda kali ini menjadi momentum kebangkitan besar Demokrat di Sulawesi Tengah setelah berhasil menempatkan kadernya memimpin pemerintahan provinsi.

“Dulu kita bukan siapa-siapa. Tapi hari ini Demokrat sudah sejajar dengan partai-partai besar di Sulawesi Tengah. Ini harus menjadi energi baru untuk terus bergerak dan menang,” ujar Anwar disambut tepuk tangan kader.

Dalam pidatonya, Anwar menegaskan Demokrat tidak bisa lagi hanya mengandalkan pola kerja politik konvensional. Ia mulai mendorong transformasi partai berbasis data dan digitalisasi untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat akar rumput.

Menurutnya, seluruh struktur partai harus memiliki sistem data kepengurusan dan keanggotaan yang terintegrasi agar kekuatan politik Demokrat dapat dipetakan secara akurat.

Ia bahkan mengungkap strategi “silent movement” yang diterapkan saat Pilkada lalu menjadi salah satu faktor penting kemenangan Demokrat di Sulawesi Tengah.

“Ke depan kita tidak bisa lagi bekerja tanpa data. Semua harus terdigitalisasi. Politik modern membutuhkan data yang kuat dan kerja yang terukur,” tegasnya.

Tak hanya berbicara soal partai, Anwar Hafid juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang disebutnya sebagai bukti nyata keberpihakan Demokrat kepada masyarakat.

Salah satunya melalui program “Berani Cerdas” yang saat ini membiayai beasiswa sekitar 23 ribu mahasiswa setiap tahun di Sulawesi Tengah.

Anwar memperkirakan hingga 2029 jumlah penerima manfaat program tersebut dapat mencapai sekitar 150 ribu mahasiswa.

“Kalau 150 ribu mahasiswa merasakan manfaat program ini, maka mereka akan ingat siapa yang hadir membantu masa depan mereka,” katanya.

Selain pendidikan, ia juga menyoroti program “Berani Sehat” yang memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan cukup menggunakan KTP, termasuk warga yang kepesertaan BPJS-nya nonaktif akibat tunggakan.

Menurut Anwar, hingga 2025 tercatat sekitar 165 ribu masyarakat Sulawesi Tengah telah memanfaatkan program tersebut.

“Rakyat tidak butuh banyak janji. Mereka butuh bukti bahwa pemerintah hadir ketika mereka sakit, ketika anak-anak mereka ingin sekolah, dan ketika hidup mereka susah,” ujarnya.

Sementara itu, AHY dalam arahannya memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido yang dinilai berhasil membawa Demokrat menjadi kekuatan politik besar di Sulawesi Tengah.

AHY juga menyatakan dukungan penuh terhadap program “Berani Cerdas” dan “Berani Sehat” karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Tanpa pendidikan yang baik dan akses kesehatan yang merata, pertumbuhan ekonomi tidak akan bermakna bagi masyarakat kecil. Program-program seperti Berani Cerdas dan Berani Sehat harus terus diperkuat,” ujar AHY.

Ia juga meminta seluruh kader Demokrat Sulawesi Tengah mendukung penuh program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto hingga ke pelosok desa.

Musda V Demokrat Sulawesi Tengah berlangsung hangat dan penuh semangat kekeluargaan. Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi sekaligus penegasan arah baru Demokrat Sulawesi Tengah menuju partai modern berbasis data, kerja nyata, dan pelayanan langsung kepada masyarakat.