RastraNews.id, Makassar — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhidin M Said, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas seluruh kader sebelum pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.
Penegasan tersebut disampaikan Muhidin saat memimpin rapat bersama jajaran pengurus Pelaksana Tugas DPD I Golkar Sulsel di Kantor DPD Golkar Sulsel, Jalan Bontolempangan, Makassar, Kamis (22/1/2026).
Muhidin menyampaikan, agenda utama kepengurusan Plt saat ini adalah mempersiapkan pelaksanaan Musda sekaligus melakukan konsolidasi menyeluruh hingga ke daerah pemilihan (dapil).
“Alhamdulillah hari ini kami mengumumkan kelengkapan pengurus Plt DPD I Golkar Sulawesi Selatan. Tugas utama kami adalah mempersiapkan Musda dan melakukan konsolidasi di daerah-daerah,” ujar Muhidin kepada wartawan usai rapat.
Sebagai bagian dari konsolidasi, DPD I Golkar Sulsel dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke tiga daerah pemilihan, yakni Dapil Sulsel I, Sulsel II, dan Sulsel III. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1, 8, dan 15 Februari 2026.
Muhidin menjelaskan, kunjungan tersebut akan melibatkan unsur panitia pemenangan pemilu, bidang organisasi, serta para bakal calon legislatif dari masing-masing dapil.
Tujuannya agar kader dan caleg dapat mengenal lebih dini karakter wilayah serta basis pemilihnya.
“Paling tidak mereka bisa memahami wilayahnya, karakteristiknya, sehingga ke depan kita bisa meraih suara maksimal untuk pemenangan Pemilu 2029,” jelasnya.
Selain konsolidasi dapil, Muhidin juga menekankan pentingnya membangun suasana kebersamaan di internal partai. Menurutnya, Golkar Sulsel harus kembali tampil sebagai kekuatan politik yang solid dan kompak.
“Saya ingin Golkar Sulawesi Selatan kembali seperti dulu, selalu menjadi pemenang pemilu. Itu hanya bisa dicapai kalau ada kekompakan, kerja sama, dan soliditas di antara seluruh pengurus dan kader,” tegasnya.
Terkait kepastian waktu pelaksanaan Musda, Muhidin mengatakan hingga kini belum ada keputusan final.
Penetapan jadwal Musda, kata dia, masih menunggu arahan dan pertimbangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Apakah Musda dilakukan setelah konsolidasi atau menunggu masa jabatan DPD II berakhir, itu masih akan dibahas di DPP. Yang terpenting bagi kami sekarang adalah memastikan Golkar Sulsel kompak terlebih dahulu,” katanya.
Muhidin juga memastikan struktur kepengurusan Plt DPD I Golkar Sulsel telah lengkap, dengan total 162 pengurus.
Ia menegaskan penunjukan sejumlah figur dalam struktur Plt dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan efektivitas kerja.
“Pertimbangannya sederhana, soal mobilitas, pengalaman, dan pemahaman organisasi. Saya berdomisili di Jakarta, jadi tentu saya membutuhkan pengurus yang bisa membantu kerja-kerja organisasi di daerah,” pungkas Muhidin. (MU)

