RastraNews.id, Makassar – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Makassar tengah bersiap memasuki fase regenerasi kepengurusan seiring terpilihnya Andi Muhammad Mappanyukki sebagai Ketua DPD Hanura Sulawesi Selatan.
Proses tersebut menjadi alasan Musyawarah Cabang (Muscab) Hanura Makassar belum digelar hingga saat ini.
Sekretaris Hanura Makassar, Muchlis A Misbah, menjelaskan bahwa DPD Hanura Sulsel saat ini fokus membentuk dan merapikan struktur kepengurusan di tingkat kabupaten/kota sebagai bagian dari regenerasi organisasi.
“Hanura sekarang melakukan regenerasi pengurus. Salah satu bentuknya adalah pembentukan pengurus cabang yang baru. Di beberapa daerah sudah dilantik, seperti Luwu Utara, Palopo, Pinrang, dan Wajo,” ujar Muchlis saat ditemui di Kantor Sementara DPRD Makassar, Jalan Hertasning, Kamis (15/1/2026).
Menurut Muchlis, untuk Kota Makassar, pembentukan dan pelantikan kepengurusan baru ditargetkan berlangsung pada Januari 2026, sepanjang tidak ada kendala teknis maupun kebijakan dari tingkat pusat.
“Insyaallah Januari 2026, PAC Kota Makassar juga akan dibentuk dan dilantik,” katanya.
Dalam proses tersebut, nama Irmawati Sila disebut sebagai kandidat terkuat Ketua DPC Hanura Makassar. Hingga kini, dukungan internal disebut mengalir kepada figur tersebut.
“Calon terkuat untuk sekarang ini adalah Haji Irmawati Sila. Sampai hari ini belum ada nama lain,” ungkap Muchlis.
Ia menilai Irmawati Sila memiliki rekam jejak dan kematangan politik yang kuat. Irmawati tercatat dua periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dan dua periode menjabat anggota DPRD Kota Makassar.
“Beliau kader yang loyal dan matang secara politik. Itu menjadi modal penting untuk memimpin Hanura Makassar ke depan,” jelasnya.
Muchlis menambahkan, mekanisme penunjukan ketua DPC tetap melibatkan struktur partai di tingkat bawah, meski keputusan akhir berada di tangan DPP Hanura.
“Secara mekanisme tetap melibatkan PAC, namun harus ada disposisi dari DPP Pusat. Biasanya nama turun dari DPP dan kemudian disepakati oleh DPC-DPC,” ujarnya.
Jika dipercaya kembali, Muchlis menyatakan kesiapannya untuk tetap mendampingi kepengurusan baru sebagai sekretaris DPC.
“Insyaallah kalau tidak ada halangan, saya tetap mendampingi sebagai sekretaris,” katanya.
Dengan kepengurusan baru nanti, Hanura Makassar menargetkan penguatan basis politik dan peningkatan perolehan kursi di DPRD Kota Makassar pada Pemilu mendatang.
“Saya optimistis Hanura bisa menambah kursi di DPRD Makassar menjadi minimal lima kursi atau satu fraksi,” pungkas Muchlis. (MU)

