MAROS, RastraNews.id – Pemerintah Kabupaten Maros kembali menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis bagi ribuan pelajar pada tahun ajaran ini.

Sebanyak 15.453 siswa tingkat SD dan SMP akan menerima bantuan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Program tersebut mengalokasikan anggaran sebesar Rp4 miliar dengan sasaran siswa di sekolah negeri dan swasta. Jenis seragam yang akan dibagikan yakni seragam nasional putih-merah untuk SD dan putih-biru untuk SMP.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros, Asri Rajab, mengatakan jumlah penerima terdiri atas 7.828 siswa SD dan 7.625 siswa SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Maros.

“Anggarannya masing-masing Rp2 miliar untuk SD dan Rp2 miliar untuk SMP,” kata Asri, Selasa (23/6/2026).

Ia menjelaskan, untuk jenjang SMP, program juga mencakup siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Sementara pada tingkat SD, bantuan masih difokuskan kepada siswa SD negeri dan swasta. Adapun siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) belum masuk dalam cakupan penerima tahun ini.

Meski demikian, pemerintah daerah berencana mengusulkan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan agar siswa MI juga bisa memperoleh bantuan serupa.

“Kami akan coba laporkan ke Pak Bupati, mudah-mudahan bisa dianggarkan di perubahan,” ujarnya.

Asri menambahkan, bantuan seragam diberikan kepada siswa yang kini duduk di kelas 2.

Pengukuran ukuran seragam telah dilakukan saat mereka masih berada di kelas 1 sehingga distribusi dapat dilakukan setelah memasuki jenjang berikutnya.

Program ini berlaku untuk seluruh siswa penerima tanpa mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga.

“Ini bukan hanya untuk siswa kurang mampu, tetapi seluruh siswa yang masuk dalam program,” jelasnya.

Program seragam gratis di Kabupaten Maros sendiri telah berjalan sejak 2022 dan menjadi salah satu program pendidikan yang rutin dibiayai melalui APBD.

Menurut Asri, kebijakan tersebut juga merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membantu mengurangi pengeluaran masyarakat saat memasuki tahun ajaran baru.

Terkait penyaluran, pemerintah berharap distribusi dapat dilakukan segera setelah seluruh proses administrasi dan pengadaan rampung. Seragam nantinya akan disalurkan melalui masing-masing sekolah.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menilai program ini dapat membantu keluarga yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah.

“Bagi orang tua yang anaknya sekolah lebih dari satu, bantuan seragam ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban biaya pendidikan,” katanya. []