RastraNews.id, Maros – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Maros pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 9,54 persen secara year on year (yoy).
Capaian tersebut menempatkan Maros sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Data tersebut dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu (10/6/2026).
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan capaian itu menunjukkan aktivitas ekonomi daerah terus bergerak positif dan mampu bersaing di tingkat provinsi.
“Pertumbuhan 9,54 persen pada Triwulan I 2026 menjadi capaian yang patut disyukuri. Ini menunjukkan perekonomian Maros terus tumbuh dan mampu bersaing di tingkat Sulawesi Selatan,” kata Chaidir.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh sejumlah sektor strategis yang berkembang sepanjang awal tahun.
Selain itu, perkembangan teknologi dan transformasi digital turut berkontribusi dalam meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.
Chaidir juga menilai berbagai program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik telah memberikan dampak positif terhadap iklim investasi di Kabupaten Maros.
Berdasarkan analisis Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Maros, sektor transportasi dan pergudangan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini.
Aktivitas di kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menjadi salah satu motor penggerak sektor tersebut.

