RastraNews.id, Makassar — Kota Makassar kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Makassar berhasil menembus 10 besar kota dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia.

Capaian ini merujuk pada rilis Indeks Kota Toleran (IKT) yang disusun oleh SETARA Institute. Dalam laporan tersebut, Makassar menunjukkan lonjakan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar, Arifuddin Ahmad, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman.

“Capaian ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah, birokrasi, dan masyarakat berjalan dengan baik dalam membangun kehidupan yang rukun dan inklusif,” ujarnya.

Menurutnya, kepemimpinan Wali Kota memberikan arah kebijakan yang inklusif, sementara masyarakat turut berperan aktif menjaga nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

Senada dengan itu, Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Ismail Hasani, menjelaskan bahwa penilaian IKT dilakukan secara konsisten untuk mengukur praktik toleransi di kota-kota Indonesia.

Ia mengungkapkan, Makassar mencatat lompatan peringkat yang cukup tinggi. Dari posisi ke-52 pada tahun sebelumnya, kini berhasil naik drastis hingga masuk dalam 10 besar nasional.

“Ini menunjukkan adanya perbaikan nyata dalam kebijakan dan praktik yang mendukung toleransi di tingkat kota,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Fathur Rahim, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Ini bukan hasil instan, tetapi buah dari kebijakan terukur, implementasi di lapangan, serta dukungan aktif masyarakat dan stakeholder,” katanya.

Ia menambahkan, berbagai langkah strategis terus dilakukan, mulai dari penguatan peran FKUB, fasilitasi kegiatan keagamaan lintas umat, hingga pembentukan kelurahan sadar kerukunan. (*)