RastraNews.id, Maros – Kabupaten Maros segera memiliki layanan penanganan jantung yang lebih modern setelah Pemerintah Kabupaten Maros menerima bantuan alat kesehatan canggih berupa Cath Lab (Catheterization Laboratory) dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bantuan senilai sekitar Rp30 miliar tersebut diharapkan menjadi solusi penting dalam mendeteksi, mendiagnosis, serta menangani berbagai penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah bagi masyarakat Maros dan sekitarnya.

Bupati Maros, Chaidir Syam, meninjau langsung fasilitas laboratorium beserta peralatan Cath Lab yang telah terpasang di RSUD dr. La Palaloi pada Kamis (4/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan yang diberikan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Maros dan seluruh masyarakat Maros mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, serta Menteri Kesehatan RI, Bapak Budi Gunadi Sadikin, atas perhatian dan bantuan yang luar biasa ini,” ujar Chaidir Syam.

Menurutnya, hadirnya fasilitas kesehatan bernilai puluhan miliar rupiah tersebut merupakan hasil dari komitmen, sinergi, dan perjuangan panjang pemerintah daerah dalam memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat.

“Ini bukan sesuatu yang hadir secara instan. Kehadiran Cath Lab merupakan wujud nyata upaya pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas yang lebih dekat dan mudah diakses oleh masyarakat,” tambahnya.

Meski peralatan telah tersedia, layanan Cath Lab belum dapat langsung dioperasikan. Direktur Utama RSUD dr. La Palaloi, dr. Sri Syamsinar Rachmah, S.Ked, menjelaskan bahwa fasilitas tersebut diperkirakan baru akan beroperasi penuh dalam enam bulan ke depan.

“Untuk pengoperasian Cath Lab, kami masih dalam proses pengurusan izin operasional serta menyiapkan tenaga dokter dan tim medis yang kompeten. Tim medis akan mengikuti pelatihan khusus selama kurang lebih tiga bulan sebelum layanan ini dapat dijalankan secara optimal,” jelasnya.

Kehadiran Cath Lab diyakini akan mempercepat penanganan pasien, khususnya pada kasus-kasus kegawatdaruratan jantung yang membutuhkan tindakan cepat dalam masa emas penanganan (golden period).

Selama ini, pasien jantung yang memerlukan tindakan intervensi seperti pemasangan ring jantung (stent) maupun prosedur lainnya harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Makassar karena keterbatasan fasilitas di Maros.

Dengan beroperasinya Cath Lab di RSUD dr. La Palaloi nantinya, masyarakat Maros tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan jantung intervensi.

Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan akses layanan kesehatan, mempercepat penanganan pasien, serta meningkatkan angka keselamatan dan kualitas hidup masyarakat secara signifikan. []