Rastranews.id, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, resmi membuka gelaran Livin’ Fest 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri Region X/Sulawesi dan Maluku di Hotel Phinisi Point, Kamis (20/11/2025).

Event berskala nasional itu diyakini menjadi penggerak roda ekonomi sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Makassar.

Mengusung tema “Sinergi Majukan Negeri”, Livin’ Fest 2025 menghadirkan ragam sektor dalam satu festival besar, mulai dari kuliner, travel, layanan publik, sport, beauty & wellness, fashion, KPR, musik, elektronik hingga otomotif.

Festival ini berlangsung selama empat hari, 20–23 November 2025.

Pembukaan festival ditandai dengan pemasangan logo Mandiri Fest 2025 oleh Wali Kota Makassar bersama Kepala Bank Mandiri Wilayah X Sulawesi Selatan & Maluku, Atta Alva Wanggai.

Usai seremoni, Munafri bersama Atta dan jajaran VIP meninjau area festival, menyapa pelaku UMKM, dan melihat langsung produk serta layanan yang ditampilkan di booth tenant.

Munafri menegaskan bahwa kehadiran Livin’ Fest di Makassar bukan sekadar event hiburan, tetapi memiliki dampak ekonomi nyata.

Ia menyebut Makassar sering menjadi tuan rumah berbagai agenda besar, termasuk Mandiri Fest, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap perputaran ekonomi daerah.

“Event seperti ini memberikan income tambahan bagi Pemerintah Kota Makassar. Masyarakat datang berbondong-bondong, UMKM bergerak, dan setiap tahun selalu ada inovasi baru yang diperkenalkan kepada warga,” ujar Munafri.

Ia juga menyoroti keberagaman sektor yang ditampilkan dalam festival sebagai bukti komitmen Bank Mandiri dalam mendampingi perjalanan bisnis para pelaku usaha.

Menurutnya, Mandiri Fest dapat menjadi standar baru festival berbasis kolaborasi yang berdampak langsung pada perekonomian lokal.

Tak hanya itu, Munafri berharap kehadiran Livin’ Fest bisa menjadi ruang edukasi finansial bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Ia mendorong pemuda kreatif untuk menjadikan festival ini sebagai ajang belajar tentang peluang bisnis dan akses keuangan.

“Dengan adanya Mandiri Fest, saya berharap ada pertukaran pengetahuan, terutama soal kualitas produk, packaging, hingga tata kelola keuangan. Ini bukan hanya hiburan, tetapi ruang belajar,” tegasnya.

Livin’ Fest 2025 diproyeksikan menjadi salah satu motor pergerakan ekonomi Makassar jelang akhir tahun, sekaligus memperluas literasi keuangan dan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha. (MU)