RastraNews.id, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menata kawasan fasilitas umum di Jalan masuk Kompleks Telkomas, RT 05/RW 04, Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya.

‎Hasilnya, sekitar 20 lapak yang sebagian telah berdiri selama hampir 30 tahun dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya tanpa menimbulkan gesekan.

‎Pembersihan kawasan dilakukan Pemerintah Kecamatan Biringkanaya bersama Pemerintah Kelurahan Berua setelah sebelumnya melakukan sosialisasi, dialog, dan memberikan waktu kepada para pedagang untuk membongkar bangunannya sendiri.

‎Camat Biringkanaya, Maharuddin, mengatakan pemerintah sengaja mengedepankan komunikasi dan pendekatan kekeluargaan agar proses penataan dapat diterima masyarakat.

‎”Kami mengutamakan pendekatan humanis. Sebelum dilakukan penertiban, kami berdialog dengan para pedagang, memberikan edukasi, serta waktu yang cukup agar mereka dapat membongkar lapaknya secara mandiri,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

‎Menurut Maharuddin, pendekatan tersebut membuat proses penataan berlangsung aman dan tertib. Mayoritas pedagang memilih membongkar sendiri lapaknya setelah memahami pentingnya mengembalikan fungsi fasilitas umum.

‎”Alhamdulillah, masyarakat sangat kooperatif sehingga proses berjalan aman dan tertib,” katanya.

‎Ia menjelaskan, terdapat sekitar 20 lapak yang selama ini memanfaatkan fasilitas umum dan kini telah direlokasi maupun dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya.

‎Keberhasilan penataan di kawasan Telkomas, lanjut Maharuddin, menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik mampu menghadirkan solusi tanpa konflik.

‎”Kami akan terus melakukan penataan secara bertahap terhadap bangunan yang memanfaatkan fasilitas umum tidak sesuai peruntukannya,” ujarnya.

‎Sementara itu, Lurah Berua, Andi Surianti, mengatakan pembongkaran mandiri merupakan hasil dari komunikasi intensif antara pemerintah dan para pedagang.

‎”Lapak-lapak yang telah berdiri kurang lebih selama 30 tahun akhirnya dibongkar secara mandiri oleh para pemiliknya setelah kami melakukan pendekatan secara persuasif,” katanya.

‎Menurutnya, penataan tersebut bertujuan mengembalikan fungsi fasilitas umum sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

‎”Kami berharap kerja sama seluruh pihak terus terjalin. Setelah lapak dibongkar, kami bersama Pemerintah Kecamatan Biringkanaya langsung membersihkan sisa-sisa bangunan agar kawasan ini kembali bersih, tertata, dan nyaman dilalui masyarakat,” tutupnya.

<span;>‎Pembersihan kawasan dipimpin langsung oleh Camat Biringkanaya Maharuddin, didampingi Sekretaris Kecamatan Ryan Nugraha Palamba Tarukallo, Lurah Berua Andi Surianti, jajaran Satpol PP, serta ketua RT dan RW setempat. (*)