RastraNews.id, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, optimistis kontingen Sulawesi Tengah mampu menorehkan prestasi gemilang pada Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat.

Keyakinan tersebut disampaikan Reny saat melepas secara resmi kontingen Pesparawi Sulawesi Tengah di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (15/6/2026).

Ajang nasional yang berlangsung pada 18-28 Juni 2026 itu mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu” dan akan diikuti kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia.

Di hadapan peserta, pelatih, dan official, Reny mengaku terkesan dengan kualitas penampilan para peserta setelah menyaksikan langsung gladi dan penampilan kontingen sebelum keberangkatan.

“Saya sangat menyukai musik dan sangat menikmati harmoni suara. Setelah mendengar langsung penampilan tadi, saya harus mengatakan kualitasnya luar biasa. Mulai dari kategori anak-anak hingga dewasa, semuanya tampil sangat baik dan membanggakan,” kata Reny.

Berdasarkan penampilan yang ditunjukkan para peserta, Reny bahkan mematok target tinggi bagi kontingen Sulawesi Tengah.

“Dari apa yang saya lihat hari ini, saya optimistis Sulawesi Tengah minimal bisa membawa pulang lima medali emas. Kita mampu bersaing dengan daerah-daerah yang selama ini dikenal kuat di Pesparawi seperti Sulawesi Utara, Maluku Utara, maupun Sumatera Utara,” ujarnya.

Ia meminta seluruh peserta tampil percaya diri dan tidak merasa inferior menghadapi kontingen dari provinsi lain.

“Jangan takut, jangan ragu. Tampilkan kemampuan terbaik yang sudah dipersiapkan selama ini. Bawa nama Sulawesi Tengah dengan bangga,” tegasnya.

Ikuti Seluruh Kategori Lomba

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Sulawesi Tengah, Diah Agustiningsih, mengungkapkan bahwa Sulawesi Tengah akan berpartisipasi pada seluruh kategori yang diperlombakan dalam Pesparawi Nasional XIV.

Menurutnya, total kontingen yang diberangkatkan mencapai 264 orang yang terdiri dari 231 peserta dan 34 official serta pelatih yang akan bertanding pada 12 kategori lomba.

“Kami mengikuti seluruh kategori yang dipertandingkan. Ini menunjukkan keseriusan Sulawesi Tengah untuk tampil maksimal dan berkontribusi dalam ajang nasional ini,” katanya.

Diah menegaskan bahwa keikutsertaan Sulawesi Tengah tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga membawa misi memperkenalkan semangat persaudaraan, persatuan, dan kerukunan yang menjadi kekuatan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kehadiran kami di Manokwari adalah representasi Sulawesi Tengah. Kami membawa semangat persaudaraan, persatuan, sportivitas, dan tentu saja keinginan untuk mempersembahkan yang terbaik bagi daerah dan kemuliaan Tuhan,” ujarnya.

Bidik Prestasi dan Tuan Rumah Pesparawi Berikutnya

Selain menargetkan prestasi terbaik, kontingen Sulawesi Tengah juga membawa harapan besar agar daerah ini mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Pesparawi Nasional XV mendatang.

Dengan mengusung slogan “Sulteng Siap, Sulteng Bisa, Sulteng Nambaso”, seluruh kontingen bertekad menunjukkan kualitas terbaik sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tengah dalam peta pembinaan seni paduan suara gerejawi tingkat nasional.

Sebelum keberangkatan, Wakil Gubernur juga berpesan agar seluruh anggota kontingen menjaga kesehatan, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti rangkaian kegiatan di Manokwari.

“Bawalah nama Sulawesi Tengah dengan baik. Tunjukkan sopan santun, kebersamaan, dan semangat positif. Saya berharap seluruh kontingen tiba dengan sehat, sukses mengikuti perlombaan, dan kembali membawa kebanggaan untuk Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sulawesi Tengah Rustam Arifuddin, para pimpinan gereja se-Kota Palu, pembina, pelatih, official, serta seluruh anggota kontingen Pesparawi Sulawesi Tengah.