Makassar, RastraNews.id – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Jamaluddin Jompa, melantik sekaligus mengambil sumpah 110 pejabat baru di lingkungan Unhas.

Pelantikan tersebut berlangsung di Lantai Dasar Gedung Rektorat Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (1/9/2026).

Dalam sambutannya, Prof. Jamaluddin Jompa menekankan pentingnya integritas, akuntabilitas, dan kolaborasi bagi para pejabat yang baru menerima amanah.

Ia meminta seluruh pejabat memahami makna sumpah jabatan yang telah diucapkan. Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang disertai tanggung jawab besar terhadap kemajuan institusi.

“Pendekatan berbasis indikator diperlukan agar pelaksanaan tugas tidak berhenti pada aktivitas administratif. Setiap program harus memiliki sasaran yang jelas, ukuran capaian yang dapat dipantau, serta evaluasi yang dapat digunakan untuk memperbaiki kinerja,” ujar Prof. JJ.

Ia juga mengingatkan para pejabat agar memahami indikator kinerja yang berkaitan langsung dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dengan begitu, setiap program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang terukur dan berkontribusi terhadap pencapaian target universitas.

Prof. JJ kemudian menyinggung sejumlah agenda strategis Unhas, termasuk ambisi memperkuat posisi universitas di tingkat global dengan menargetkan masuk dalam jajaran 500 besar perguruan tinggi dunia.

Menurutnya, target tersebut tidak mungkin dicapai hanya oleh satu unit atau kelompok tertentu. Dibutuhkan kerja bersama dan sinergi seluruh elemen Unhas.

“Kita bekerja sebagai keluarga, sebagai satu kesatuan. Banyak target Unhas, termasuk target mencapai posisi 500 besar dunia. Untuk mencapai itu, kita harus bekerja sama dengan baik. Kita profesional dalam bekerja, tetapi kolaborasi tetap penting,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. JJ juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat sebelumnya yang telah memberikan dedikasi dan kontribusi bagi Unhas.

Ia menilai kerja keras para pejabat terdahulu turut berperan dalam memperkuat posisi Unhas di tingkat nasional sekaligus memperluas kiprahnya di ranah internasional.

Pergantian pejabat diharapkan tidak memutus program yang telah berjalan. Sebaliknya, estafet kepemimpinan diharapkan mampu menjaga kesinambungan program, memperkuat tata kelola, serta mendorong percepatan pencapaian target strategis Unhas di tingkat nasional maupun global. []