MAKASSAR, RastraNews.id – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mendampingi kunjungan kerja (kunker) Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Letjen TNI Iwan Setiawan bersama rombongan ke Markas Komando (Mako) Yonif 700/Wira Yudha Cakti di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, Senin (15/6/2026).
Kunjungan tersebut disambut Komandan Batalyon Letkol Inf Iwan Sunarya beserta jajaran melalui tradisi penyambutan militer.
Dalam agenda tersebut, Danpussenif melakukan penanaman pohon kenangan, menyerahkan 200 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, serta memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif 700/WYC dan para perwira Korps Infanteri dari satuan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin dan Divif 3 Kostrad.
Dalam arahannya, Letjen TNI Iwan mengapresiasi semangat dan dedikasi prajurit yang dinilainya memiliki jiwa petarung serta rekam jejak penugasan yang membanggakan.
“Di mana pun kalian bertugas, di situ harus ada keberhasilan. Tetaplah menjadi prajurit yang profesional, loyal, dan selalu siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” ujarnya.
Menutup arahannya, Danpussenif juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pangdam XIV/Hasanuddin beserta jajaran.
“Saya mendapatkan perlakuan yang istimewa dan sangat terhormat. Pak Bangun Nawoko ini sang motivator angkatan 92, kalau menerima tamu tidak setengah-setengah,” katanya di hadapan para prajurit.
Sementara itu, kehadiran Mayjen TNI Bangun Nawoko dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai pendamping Danpussenif, tetapi juga menunjukkan kedekatan dengan prajurit.
Dalam suasana kebersamaan, Pangdam tampak membaur dengan anggota, termasuk menyuapi seorang prajurit berpangkat tamtama sebagai bentuk perhatian dan kedekatan seorang pemimpin kepada anggotanya.
Suasana semakin hangat saat Pangdam turut bernyanyi bersama sejumlah prajurit berpangkat kopral yang disambut antusias.
Momen tersebut menggambarkan gaya kepemimpinan yang humanis sekaligus memperkuat soliditas dan kebersamaan di lingkungan satuan.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga mengapresiasi loyalitas para prajurit.
“Tidak salah kita memiliki semboyan Setia Hingga Akhir. Kalau kalian tidak memiliki kesetiaan, pastinya tidak akan menangkap saya pada saat melompat tadi,” ujarnya disambut suasana penuh keakraban. []

