Rastranews.id, Makassar — Dinas Pariwisata Kota Makassar merilis Analisis Forecasting Kunjungan Wisatawan Tahun 2025 berbasis data historis 2022–2024 menggunakan metode exponential smoothing.
Hasil proyeksi menunjukkan kunjungan wisatawan nusantara terus meningkat signifikan, dari 3.465.141 kunjungan pada 2022, naik menjadi 4.414.465 pada 2023, dan mencapai 5.524.000 kunjungan pada 2024.
Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan nusantara diproyeksikan mencapai 6.189.997 kunjungan, atau meningkat 12,06 persen dibanding tahun sebelumnya.
Peningkatan ini didorong oleh penambahan 12 penerbangan ekstra di Bandara Sultan Hasanuddin, serta penyelenggaraan berbagai event pariwisata dan konser artis internasional yang menarik ribuan pengunjung ke Makassar.
Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat 71.388 pada 2022, meningkat menjadi 85.614 pada 2023, dan 95.597 pada 2024.
Namun pada 2025 diproyeksikan turun menjadi 78.080 kunjungan, atau menurun 18,32 persen dibanding 2024.
Penurunan tersebut dipengaruhi faktor eksternal, seperti gangguan mobilitas akibat bencana alam di destinasi lain serta sensitivitas pasar internasional terhadap isu keamanan kawasan.
Untuk rata-rata lama tinggal, wisatawan nusantara tercatat 1,63 malam pada 2024 dan diperkirakan turun tipis menjadi 1,48 malam pada 2025.
Sementara wisatawan mancanegara diproyeksikan turun dari 2,52 malam menjadi 2,47 malam.
Dispar Makassar menegaskan permintaan wisatawan nusantara tetap kuat dan stabil, sedangkan penurunan wisatawan mancanegara dinilai bersifat sementara.
“Ke depan kami akan terus memperkuat pasar wisatawan nusantara, sekaligus meningkatkan strategi promosi internasional agar kembali optimal,” tegas Achmad Hendra Hakamuddin saat jumpa pers, Senin (21/12/2025).(MU)

