Rastra news.id, Luwu — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan (Sulsel), Sila H. Pulungan, melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Luwu pada Senin (11/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kajati Sulsel didampingi Asisten Pembinaan, Asisten Intelijen, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Selatan.
Kedatangan Kajati Sulsel disambut langsung Kepala Kejari Luwu, Muhandas Ulimen, bersama jajaran pegawai di halaman kantor Kejari Luwu. Setelah menerima laporan situasi kantor yang dinyatakan aman dan kondusif, Kajati Sulsel meninjau sejumlah ruangan kerja untuk melihat langsung aktivitas pelayanan di lingkungan Kejari Luwu.
Dalam peninjauan itu, Sila H. Pulungan mengecek kondisi bangunan serta sarana dan prasarana penunjang kinerja. Ia juga memastikan ruang penyimpanan barang bukti perkara pidana umum maupun pidana khusus berada dalam kondisi aman dan tertata baik.
Selain itu, Kajati Sulsel turut memantau progres pembangunan gedung baru yang akan difungsikan sebagai tempat penyimpanan barang bukti dan arsip. Gedung tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Luwu dan ditargetkan mulai difungsikan pada 2026.
Pada kesempatan yang sama, Kajari Luwu memaparkan capaian kinerja dan kondisi satuan kerja kepada Kajati Sulsel. Saat ini, Kejari Luwu memiliki 48 pegawai yang terdiri dari 12 jaksa dan 36 tenaga tata usaha.
Dari sisi pengelolaan anggaran, Kejari Luwu mencatat realisasi anggaran sebesar 63 persen dari total pagu Rp6.427.841.000 untuk periode Januari hingga Mei 2026. Capaian tersebut disebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh satuan kerja di wilayah Kejati Sulsel.
Dalam arahannya, Sila H. Pulungan menegaskan bahwa kunjungan kerja dilakukan untuk memastikan seluruh pegawai bekerja dalam kondisi sehat, nyaman, dan tetap memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengapresiasi kondisi kantor yang dinilai bersih dan tertata rapi. Menurutnya, lingkungan kerja yang nyaman menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Jadikan lingkungan kantor ini sebagai rumah kedua kita. Tempat yang nyaman untuk bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pastikan seluruh pegawai bekerja dengan baik, nyaman, dan penuh semangat dalam memberikan pelayanan hukum,” ujar Sila H. Pulungan.
Selain menyoroti pelayanan internal, Kajati Sulsel juga meminta jajaran Kejari Luwu aktif mengawal pengelolaan dana desa dengan memberikan pendampingan kepada para kepala desa agar penggunaan anggaran berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia turut mengingatkan pentingnya pelaksanaan efisiensi anggaran secara disiplin dan terukur sejalan dengan kebijakan pemerintah.
“Laksanakan efisiensi secara disiplin dan terukur sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah, mulai dari penghematan penggunaan energi, optimalisasi pemanfaatan sumber daya, hingga pengelolaan anggaran yang efektif dan bertanggung jawab,” kata Sila Pulungan.
Menutup arahannya, Kajati Sulsel menekankan pentingnya menjaga integritas, memperkuat soliditas internal, serta menjalankan penegakan hukum secara profesional dan humanis demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan. (*)

