RastraNews.id, Makassar – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada Selasa (19/5/2026) sore setelah dilakukan pencarian sejak malam sebelumnya.

Korban diketahui bernama Omah (25), seorang buruh bangunan yang tinggal di sekitar Jalan Inspeksi Kanal 2, Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Makassar, Andi Irfan, mengatakan proses pencarian melibatkan sejumlah unsur gabungan mulai dari Basarnas, BPBD, Damkar, Brimob, TNI, Polri, pihak kecamatan hingga relawan dan potensi SAR lainnya.

“Basarnas, BPBD, Damkar, Brimob dan potensi lain bersama-sama dari tadi malam hingga pada pukul 15.45 korban telah ditemukan oleh penyelam gabungan,” ujar Andi Irfan.

Ia menjelaskan, tim gabungan telah melakukan pencarian sejak Senin malam sekitar pukul 19.00 Wita usai menerima laporan adanya warga yang tenggelam di kanal.

“Jadi dari semalam teman-teman sudah berusaha untuk mencari korban, alhamdulillah hari ini kita temukan,” katanya.

Korban ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal terjatuh. Saat ditemukan, tubuh korban tersangkut di pohon di aliran kanal.

“Korban ditemukan kurang lebih 100 meter dari lokasi terjatuh, korban tersangkut di pohon,” ungkapnya.

Dalam proses pencarian, tim melakukan metode penyisiran di sepanjang Kanal Pampang dan empat kali penyelaman hingga korban berhasil ditemukan.

“Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di Kanal Pampang ini dan dilakukan 4 kali penyelaman hingga korban ditemukan,” jelasnya.

Berdasarkan data asesmen BPBD Makassar, sebelum kejadian korban bersama tiga rekannya yakni Sakir (25), Rehan (22), dan Rapli (17) sedang berkumpul di sekitar kanal. Ketiganya selamat dalam insiden tersebut.

Andi Irfan menyebut, dari informasi sementara yang diperoleh petugas, korban diduga terjatuh ke kanal setelah mengonsumsi minuman keras bersama teman-temannya.

“Penyebabnya berdasarkan informasi yang kita dapatkan, korban itu terjatuh. Sudah nongkrong di tempat mereka, sehingga satu temannya berusaha menolong tapi tidak sempat,” tuturnya.

BPBD mencatat salah satu rekan korban sempat mencoba memberikan pertolongan, namun gagal menyelamatkan korban akibat derasnya arus kanal.

“Korban kan cuma satu, kemarin dia berempat, satu yang terjatuh, satu yang berusaha menolong dan selamat,” kata Andi Irfan.

Selama proses pencarian, kondisi cuaca dilaporkan cerah. Namun arus kanal cukup deras sehingga menyulitkan proses evakuasi. Petugas juga melakukan penanganan psikologis terhadap para korban selamat usai kejadian tersebut. (*)