Rastranews.id, Makassar – Komite Wasit akhirnya buka suara mengenai keputusan kontroversi saat laga PSM Makassar kontra Malut United di pekan 15 Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/12/2025) lalu.

Berdasarkan Club Feedback Report 2025-2026 yang beredar, Komite Wasit menyebut keputusan Yoko Suprianto yang memimpin laga kedua tim sudah tepat.

Sebaliknya, Komite Wasit justru menilai pengawas VAR ikut campur dan mengintervensi keputusan wasit Yoko.

Insiden keputusan kontroversi itu bermula saat Rizky Eka Pratama dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh bek Malut United, Wbymar Angulo di menit 84.

Berdasarkan penjelasan Komite Wasit, bek Malut benar-benar dikalahkan dan kehilangan penguasaan bola.

Kemudian melakukan kontak dengan penyerang PSM (Rizky Eka) dengan tangannya untuk menahannya dari belakang.

“Berdasarkan posisi dan interpretasi wasit,

tampaknya keputusannya untuk memberikan tendangan penalti dalam situasi ini tidak sepenuhnya salah,” bunyi keterangan Komite Wasit dikutip Jumat (26/12/2025).

Wasit Yoko pada saat itu memang menunjuk titik putih pada saat Rizky Eka dijatuhkan. Namun, wasit VAR melakukan komunikasi dengan Yoko hingga ia memutuskan mengecek ulang VAR.

Setelah cukup lama melihat berbagai enggle rekaman ulang, Yoko akhirnya memutuskan untuk menganulir penalti.

Menurut Komite Wasit, VAR dapat meninjau situasi dari sejumlah sudut kamera, tetapi jika tidak ada kesalahan yang jelas dari wasit, mereka disarankan untuk tidak campur tangan.

“Wasit mengubah keputusannya di lapangan untuk tidak memberikan tendangan penalti kepada tim PSM setelah Tinjauan di Lapangan (OFR). Karena ia melihat terus menerus dalam gerakan lambat pemain PSM memutuskan untuk jatuh dan untuk mengukur dampaknya, kecepatan normal permainan perlu dilihat,”

“Menurut para ahli teknis, wasit tidak salah dalam memberikan tendangan penalti kepada tim PSM, dan VAR diharapkan untuk tidak campur tangan dalam situasi yang tidak begitu jelas seperti itu,”

“Pendapat dan komentar Anda mengenai situasi perwasitan sangat kami hargai. Kami mengakui bahwa intervensi VAR dalam situasi yang tidak jelas memang mengkhawatirkan, dan kami sangat menyesal atas kesalahan semacam ini,” papar Komite Wasit. []