Rastranews.id, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menerima kunjungan audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BPS dalam penyediaan data statistik yang berkualitas.

Audiensi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi Kepala BPS Sulawesi Tengah yang baru, Dr. Daryanto, M.M., bersama Pelaksana Tugas Kepala BPS sebelumnya, Imron Taufik J. Musa, S.Si., M.Si.

Dalam pertemuan tersebut, pihak BPS menyampaikan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah agar kegiatan strategis nasional tersebut dapat berjalan optimal di seluruh wilayah Sulteng.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Reny Lamadjido menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh pelaksanaan sensus. Menurutnya, sensus ekonomi memiliki peran penting dalam menghasilkan data yang valid dan komprehensif sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.

Ia juga mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Sulawesi Tengah untuk berpartisipasi aktif dalam sensus dengan menerima petugas BPS dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya.

“Keakuratan data sangat menentukan kualitas perencanaan pembangunan. Karena itu, partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan sensus ekonomi ini,” ujar Wagub.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah turut memperkenalkan platform digital pangita.bpssulteng.id, yang dikembangkan sebagai pusat data strategis daerah. Platform ini dirancang untuk mendukung kolaborasi dan keterbukaan data antara BPS dan pemerintah daerah.

Melalui Pangita, pengguna dapat mengakses berbagai data statistik terbaru seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, kependudukan, hingga ekspor, yang disajikan dengan tampilan visual interaktif dan analisis yang mudah dipahami.

Audiensi tersebut diharapkan semakin mempererat kerja sama antara BPS dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang lebih terarah dan tepat sasaran berbasis data statistik yang akurat dan terpercaya.