RASTRANEWS.ID, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dijadwalkan hadir membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan yang akan digelar pada 18 Juli 2026 di Hotel Claro Makassar.
Kepastian jadwal pelaksanaan Musda disampaikan Ketua Organizing Committee (OC) Musda XI Golkar Sulsel, Lukman B. Kady, usai mengikuti rapat bersama tim Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Rabu (8/7/2026).
”Alhamdulillah Musda Golkar ke-XI ini sudah ada tanggal dari DPP, sudah ada surat, dan insyaallah Musda kita akan laksanakan pada tanggal 18 Juli di Hotel Claro Makassar,” ujar Lukman.
Ia menjelaskan, seluruh peserta Musda dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dijadwalkan mulai melakukan registrasi dan check-in pada 17 Juli 2026.
”Peserta check-in tanggal 17. Seluruh daerah akan datang sehari sebelumnya dan Musda akan dilaksanakan pada tanggal 18 yang insyaallah dibuka langsung oleh Ketua Umum di Claro,” katanya.
Lukman yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel mengatakan, waktu pembukaan Musda masih menyesuaikan dengan agenda kedatangan Ketua Umum Partai Golkar. Namun, pembukaan diperkirakan berlangsung pada siang hari.
Dari sisi penyelenggaraan, panitia memastikan seluruh persiapan telah rampung, mulai dari lokasi kegiatan, akomodasi peserta, transportasi, hingga pengamanan.
”Persiapan OC sudah siap, dari hotel juga sudah, pengamanan sudah, semua sudah clear. Tinggal menunggu Steering Committee membuka tahapan pendaftaran untuk kita laksanakan,” ungkapnya.
Sementara itu, Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sulsel telah membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Sulsel mulai 8 hingga 17 Juli 2026.
Selain Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Musda XI Golkar Sulsel juga diperkirakan akan dihadiri sejumlah pengurus DPP Partai Golkar, termasuk Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, dan jajaran pengurus pusat lainnya.
“Rombongan dari Jakarta kemungkinan besar Pak Ketum sendiri hadir, Pak Sekjen, Bendum, dan beberapa petinggi Golkar lainnya akan datang ke Sulawesi Selatan,” tutup Lukman. (*)

