RastraNews.id, Makassar — Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Ikbal Ismail, turun langsung memantau proses penerimaan jemaah haji di Aula Arafah, Jumat (24/4/2026).

Jemaah yang mengikuti prosesi penerimaan berasal dari Kabupaten Bone dan tergabung dalam Kloter 6 Embarkasi Makassar. Kehadiran Ketua PPIH ini untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar dan sesuai prosedur.

Dalam pemantauan tersebut, Ikbal Ismail yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, berdialog langsung dengan jemaah. Ia bahkan turut memasangkan kartu Nusuk kepada salah satu jemaah asal Bone.

Turut hadir dalam kegiatan ini Seksi Penerimaan Jemaah Letkol H Sapari, H Usman Sofian, serta Koordinator Bidang Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas, H Abdul Gaffar.

Kartu Nusuk yang dibagikan merupakan identitas resmi jemaah haji yang diterbitkan oleh pihak Syarikah (vendor pemerintah Arab Saudi). Kartu ini menjadi dokumen penting untuk mengakses berbagai layanan selama di Tanah Suci, termasuk masuk ke kawasan Masjidil Haram.

“Alhamdulillah kondisi jemaah dan seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujar Ikbal.

Pembagian kartu Nusuk kini dilakukan langsung di embarkasi, berbeda dengan tahun sebelumnya yang baru diberikan saat jemaah tiba di Mekkah. Kebijakan ini diharapkan mempermudah mobilitas dan aktivitas jemaah sejak awal keberangkatan.

Selain itu, hingga saat ini tercatat empat kloter jemaah Embarkasi Makassar telah berada di Madinah. Selanjutnya, Kloter 5 dari Kabupaten Gowa dijadwalkan segera diberangkatkan.

Selama berada di embarkasi, para jemaah mendapatkan berbagai layanan penting, mulai dari pembagian dokumen akomodasi, kupon makan, gelang identitas, paspor, tiket pesawat, hingga pemeriksaan kesehatan akhir sebelum keberangkatan.

Pemantauan langsung ini menjadi bagian dari komitmen PPIH dalam memastikan pelayanan optimal bagi seluruh jemaah haji Embarkasi Makassar. (*)