RastraNews.id, Makassar— Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar turun langsung memimpin operasi pencarian seorang bocah terseret ombak di kawasan pemecah ombak Pattingalloang, Kabupaten Gowa, sekira pukul 12.30 Wita, Minggu (18/1/2026)
Korban diketahui bernama Ridho Alganiu (5), anak dari pasangan Udin (34) dan Subaidah (33).
Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa bermula saat korban bersama keluarganya sedang mandi-mandi di kawasan pesisir.
Saat berada di dekat batu pemecah ombak, tiba-tiba gelombang besar datang dan menyeret korban ke laut.
Menerima laporan kejadian tersebut, Tim SAR gabungan bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian.
Unsur yang terlibat meliputi BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, serta dibantu masyarakat setempat.
Dalam operasi pencarian ini, Kepala BPBD Kota Makassar memimpin langsung proses evakuasi di lapangan guna memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal dan seluruh personel bekerja sesuai prosedur keselamatan.
BPBD Kota Makassar menurunkan 20 personel, didukung dua unit kapal rescue dan satu unit perahu karet.
Penyisiran dilakukan di perairan sekitar lokasi kejadian hingga titik-titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
“Hingga saat ini pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan tetap siaga dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan dinamika gelombang laut,” ujar salah satu petugas di lokasi.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir, terutama di sekitar pemecah ombak yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.
Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan, dengan mengedepankan prinsip keselamatan seluruh personel di lapangan. (*)

