RastraNews.id, Makassar – Kejuaraan Daerah (Kejurda) INKANAS Piala Kapolda Sulawesi Selatan dan Series II Piala Dansat Brimob Polda Sulsel 2026 resmi berakhir. Penutupan kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari itu dipimpin langsung Komandan Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Ridwan, di GOR JK Arenatorium Universitas Hasanuddin, Makassar, Minggu (26/7/2026) kemarin.
Ajang yang digelar sejak 24 Juli tersebut diikuti ratusan atlet karate dari kategori Polri maupun umum. Penutupan dihadiri sekitar 300 undangan yang terdiri atas jajaran Satbrimob Polda Sulsel, pengurus INKANAS, dewan guru, wasit, juri, pelatih, serta para atlet peserta.
Turut hadir Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel AKBP Nur Ichsan, jajaran pejabat utama Satbrimob Polda Sulsel, Anggota Dewan Guru PB INKANAS Zona 5, Wakil Ketua Dewan Wasit PB INKANAS, pengurus INKANAS Sulawesi Selatan, serta para wasit dan juri.
Dalam sambutannya, Muhammad Ridwan mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan kejuaraan sehingga berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Alhamdulillah, Kejuaraan Daerah INKANAS Piala Kapolda Sulsel dan Series II Piala Dansat Brimob Polda Sulsel yang berlangsung selama tiga hari dapat berjalan lancar, aman, dan sukses,” kata Ridwan.
Ia menilai semangat sportivitas yang ditunjukkan para atlet menjadi modal penting dalam pembinaan karate di Sulawesi Selatan sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi.
Ridwan juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, ofisial, panitia, wasit, dan juri yang dinilai telah menjalankan tugas secara profesional selama pertandingan berlangsung.
“Kepada para juara saya ucapkan selamat. Pertahankan prestasi yang telah diraih dan jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum berhasil, jadikan kejuaraan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Menurut Ridwan, Kejurda INKANAS bukan hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga sarana membangun karakter, disiplin, sportivitas, dan mempererat persaudaraan di kalangan karateka.
Pada akhir kejuaraan, panitia menetapkan para juara umum dari dua kategori yang dipertandingkan.
Untuk Kategori Polri, Batalyon A Pelopor keluar sebagai Juara Umum I, disusul Batalyon B Pelopor di posisi Juara Umum II, dan Batalyon C Pelopor sebagai Juara Umum III.
Sementara pada Kategori Umum, INKANAS Ranting Tompo Tika berhasil meraih Juara Umum I. Posisi Juara Umum II diraih INKANAS Polres Parepare, sedangkan INKANAS Polres Palopo menempati peringkat ketiga.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet karate secara berkelanjutan sekaligus melahirkan karateka Sulawesi Selatan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

