Kontras dengan situasi tersebut, ruang komunikasi sang jenderal justru tampak sangat terbuka bagi tokoh-tokoh lain.
Sebelum pertemuan dengan Ashabul Kahfi, Fadil Imran juga sempat menerima kunjungan silaturahmi dari Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin (DM).
Pertemuan yang diposting secara terbuka oleh Darmawangsyah itu seolah mengirimkan sinyal kuat mengenai ke mana arah kepercayaan dan komunikasi taktis tokoh-tokoh kunci Gowa saat ini bermuara.
“Terima kasih jenderal atas waktu, arahan, dan diskusinya untuk meneguhkan kembali semangat membangun Gowa. Berdiri dan berpihak pada kebenaran untuk kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Gowa,” tulis Darmawangsyah dalam deskripsi postingan Instagram-nya.
Rentetan pertemuan para tokoh di Jakarta ini seolah menegaskan bahwa magnet komunikasi strategis kini telah berada di lingkar kerja sama yang lebih objektif dan tepercaya.
Saat dikonfirmasi, salah satu sumber yang mengetahui pertemuan tersebut membenarkan adanya dialog santai antara Ashabul Kahfi dan Fadil Imran.
Sumber tersebut menegaskan bahwa kapasitas Fadil Imran dalam pertemuan ini murni sebagai representasi putra daerah yang peduli pada kemajuan tanah kelahirannya.
“Benar, Pak Kahfi dan Pak Fadil bersilaturahmi. Pak Kahfi sebagai tokoh senior sangat menghargai posisi dan hubungan baik yang telah lama terjalin dengan Pak Fadil. Sebagai sesama putra Sulsel, obrolannya sangat cair, membahas hal-hal strategis demi kemaslahatan dan stabilitas daerah ke depan. Hubungan keduanya sangat solid,” pungkas sumber tersebut. []

