RastraNews.id, Jeneponto – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Ayi Lesmana,  memimpin Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Kewilayahan Yonif 726/Tamalatea yang akan bertugas di Papua Tahun Anggaran 2026–2027.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Ibrahim Tulle, Markas Yonif 726/Tamalatea, Kelurahan Bulujaya, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Jumat (5/6/2026).

Satgas Yonif 726/Tamalatea akan melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI–PNG di wilayah Kabupaten Lanny Jaya, Tolikara, dan Mamberamo Raya, Papua.

Penugasan ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam menjaga kedaulatan negara serta menciptakan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan.

Pada kesempatan tersebut, Kasdam XIV/Hasanuddin membacakan amanat Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa penugasan di Papua merupakan amanah sekaligus kehormatan bagi setiap prajurit TNI untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman dan gangguan yang dapat mengganggu keamanan dan stabilitas wilayah.

Pangdam juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh prajurit yang telah mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas operasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas sangat ditentukan oleh kesiapan personel, baik dari aspek fisik, mental, maupun profesionalisme.

“Persiapkan diri kalian untuk berangkat dengan kehormatan dan pulang dengan kebanggaan,” tegas Pangdam dalam amanat yang dibacakan Kasdam.

Pesan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh prajurit Satgas Yonif 726/Tamalatea untuk melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab.

Dengan semangat pengabdian yang tinggi, para prajurit Tamalatea siap menjalankan amanah negara demi menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI di wilayah Papua. []