Rastranews.id, Palu – Komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui Panen Raya Jagung Kuartal IV Tahun 2025. Di Sulawesi Tengah, kegiatan ini dihadiri langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi, Kamis (8/1/2026) siang.

Panen raya yang digelar serentak secara nasional tersebut dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting. Untuk wilayah Sulawesi Tengah, pusat kegiatan berlangsung di Jalan Padanjakaya, Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Agenda panen raya ini menjadi bagian dari langkah konkret Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor antara aparat keamanan, pemerintah, dan petani.

Secara nasional, kegiatan tersebut turut diikuti sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, serta Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani.

Sementara di Sulawesi Tengah, Kapolda didampingi para Pejabat Utama Polda Sulteng, termasuk Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulteng yang diwakili Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Nelson Metubun. Hadir pula unsur TNI, akademisi, serta para Kapolres dan Kapolresta jajaran yang mengikuti kegiatan dari lokasi panen masing-masing.

Dalam keterangannya, Irjen Pol Endi Sutendi memaparkan bahwa total hasil panen jagung Polri di Sulawesi Tengah sejak Kuartal I hingga Kuartal IV Tahun 2025 telah mencapai 15.084,08 ton dengan luas lahan 3.825,31 hektar.

“Dari target lahan 5.000 hektar, capaian kita sudah mencapai 76,5 persen untuk luas lahan dan 77,7 persen untuk target hasil panen,” jelas Kapolda.

Khusus pada Panen Raya Kuartal IV, luas lahan yang ditanami jagung mencapai 59 hektar. Namun, baru sekitar 12,5 hektar yang telah memasuki masa panen, sementara sisanya masih dalam tahap pertumbuhan.

“Estimasi hasil panen hari ini mencapai 31,25 ton,” ungkapnya.