Rastranews.id, Gowa — Lonjakan signifikan jumlah jemaah haji asal Kabupaten Gowa menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa.
Pada momentum Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, Pemkab Gowa menyerahkan sertifikat hibah sekaligus meresmikan pembangunan Kantor Pusat Layanan Haji dan Umrah yang akan difungsikan sebagai Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Gowa.
Peresmian kantor yang berlokasi di Jalan Masjid Raya Sungguminasa tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, Sabtu (3/1/2026).
Bupati Gowa menyebutkan, peringatan HAB Ke-80 menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas pelayanan keagamaan, khususnya bagi masyarakat Gowa yang akan menunaikan ibadah haji dan umrah.
“Hari ini kita memperingati Hari Amal Bakti Kementerian Agama Ke-80, sekaligus meresmikan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa. Kami berharap keberadaan kantor ini dapat memberikan pelayanan terbaik, mulai dari pendaftaran hingga keberangkatan jemaah,” ujar Husniah.
Menurutnya, kantor tersebut merupakan aset hibah dari Pemerintah Kabupaten Gowa kepada Kementerian Agama yang selanjutnya dimanfaatkan sebagai pusat layanan haji dan umrah.
“Ini adalah kantor yang kami hibahkan kepada Kementerian Agama untuk dijadikan pusat layanan haji dan umrah. Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Husniah mengungkapkan bahwa jumlah jemaah haji asal Kabupaten Gowa tahun ini mengalami peningkatan hampir tiga kali lipat. Dari sebelumnya sekitar 570 jemaah, kini melonjak menjadi 1.413 jemaah.
“Peningkatan jumlah jemaah ini tentu harus diimbangi dengan pelayanan yang semakin maksimal. Ini menjadi tantangan sekaligus awal kerja besar bagi Kementerian agar pelayanan kepada jemaah benar-benar optimal,” jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Gowa juga bertindak sebagai pembina upacara pada Peringatan Hari Amal Bakti Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa. Pada kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan seragam Menteri Agama RI.
Dalam sambutan itu disampaikan bahwa umat manusia saat ini menghadapi tantangan besar berupa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di tengah era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Karena itu, aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama dituntut adaptif, responsif, dan mampu mengisi perkembangan teknologi dengan nilai-nilai keagamaan yang moderat dan mencerahkan.
“Kementerian Agama harus bertransformasi menjadi institusi yang lincah, terbuka terhadap inovasi, dan cepat dalam melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas, sejalan dengan tema HAB Ke-80, ‘Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju’,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, Jamaris, menyampaikan bahwa Peringatan HAB Ke-80 menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Kegiatan HAB Ke-80 meliputi donor darah, senam bersama, lomba menu sehat khas Gowa, lomba tepuk sakinah, zikir kebangsaan, ziarah ke makam pahlawan dan tokoh agama, hingga upacara puncak dan ramah tamah,” ungkap Jamaris.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Gowa juga menyematkan Satyalancana Karya Satya kepada 80 ASN lingkup Kementerian Agama Kabupaten Gowa, menyerahkan sertifikat tanah wakaf kepada empat nazir, serta menyerahkan penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada MIN 2 Gowa, MTsN Gowa, dan MTs YAPIT Tonrorita. (MU)

