Rastranews.id, Lutim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur (Lutim) menggelar tahapan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026.
Seleksi digelar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Seleksi ini merupakan bagian dari persiapan pasukan pengibar bendera pada peringatan 17 Agustus 2026.
Seleksi Paskibraka untuk upacara bendera 17 Agustus 2026 berlangsung di Aula Kesbangpol Luwu Timur, Kamis (2/4/2026).
Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat dan transparan untuk menjaring putra-putri terbaik daerah.
“Seleksi ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, serta tanggung jawab. Kami berharap peserta dapat mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Salam Latief menambahkan, jumlah pendaftar pada seleksi Paskibraka tahun ini mencapai 128 siswa-siswi tingkat SLTA sederajat se Kabupaten Luwu Timur.
Dari jumlah tersebut, kuota penerimaan hanya sebanyak 70 orang untuk tingkat Kabupaten Luwu Timur dan 4 orang untuk tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
“Dari total pendaftar, terdiri dari 75 laki-laki dan 53 perempuan. Adapun tim seleksi berasal dari unsur TNI dan Polri, yakni Sarma Yoseph Muktyo dari Personil Kodim 1403-15/Malili serta Rezky RB. Bekti dari Polres Luwu Timur,” jelasnya.
Diketahui tahapan seleksi yang tengah berlangsung saat ini merupakan tahap kedua, yakni Seleksi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Peserta yang dinyatakan lulus akan diumumkan melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka dan selanjutnya mengikuti tahap ketiga, yaitu Tes Intelegensi Umum (TIU).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa setelah tahapan ini, peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni seleksi kesehatan, seleksi parade, seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, seleksi kepribadian, hingga wawancara.
Sementara itu, salah satu siswi dari SMAN 6 Luwu Timur, Kadek Selviani yang berhasil meraih nilai sempurna pada Tes Wawasan Kebangsaan 100 dan nilai 85 pada Tes Intelegensi Umum mengaku bersyukur atas hasil yang diraih.
“Alhamdulillah, hasil ini tidak lepas dari doa orang tua serta persiapan belajar yang sungguh-sungguh. Saya akan terus berusaha memberikan yang terbaik di tahapan selanjutnya,” tutupnya.
Sebagai informasi, pelaksanaan seleksi ini bertujuan untuk membina karakter generasi muda, khususnya dalam hal kepemimpinan, keterampilan, serta kedisiplinan, guna mencetak calon anggota Paskibraka yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan. (MA)

