Rastranews.id, Palu – Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Pekat II Tinombala 2025 sebagai langkah awal dalam mendukung penegakan hukum, penanggulangan penyakit masyarakat, serta upaya menekan angka kejahatan C4 (curat, curas, curibis, dan curanmor).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Rupatama lantai satu Mapolda Sulawesi Tengah, pada Senin (1/12/2025), dibuka oleh Karo Ops Polda Sulteng Kombes Pol. Giuseppe Reinhard Gultom.

Latpaops Pekat tersebut, diikuti seluruh personel Polres Jajaran Polda Sulteng melalu Zoom Meeting serta personel satker Polda Sulteng yang terlibat dalam operasi kewilayahan tersebut.

Latpraops ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kemampuan personel, dan memperkuat koordinasi dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Hal ini menjadi perhatian khusus menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, di mana intensitas kegiatan masyarakat diperkirakan meningkat tajam.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Giuseppe Reinhard Gultom, menekankan pentingnya langkah-langkah preventif dan represif yang terukur dalam menghadapi berbagai bentuk penyakit masyarakat.

Seperti kata Karo Ops, peredaran minuman keras, perjudian, prostitusi, serta potensi gangguan lain yang dapat memicu kriminalitas.

Personel juga dibekali materi tentang pola operasi, teknik pelaksanaan razia, pengamanan tempat rawan, hingga strategi penegakan hukum yang menjunjung asas profesionalitas dan humanis.

“Dengan terlaksananya Latpraops Pekat II Tinombala 2025 ini, kita berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” harap Karo Ops.(JY)