RASTRANEWS.ID, MAKASSAR — Dukungan agar Wilianto Tanta kembali memimpin Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) terus mengalir menjelang Musyawarah Nasional (Munas) VIII PSMTI yang akan digelar pada 4–6 September 2026 di Jakarta.
Dukungan tersebut datang dari sejumlah pengurus PSMTI daerah, termasuk PSMTI Sulawesi Selatan dan PSMTI Sulawesi Barat yang menyatakan siap kembali mendorong Wilianto Tanta untuk melanjutkan kepemimpinannya ke periode kedua.
Ketua PSMTI Sulsel Thiawudy Wikarso mengatakan, pihaknya tetap mencalonkan Wilianto Tanta sebagai calon dari Sulawesi Selatan.
“Kita tetap mencalonkan beliau. Calon tunggal dari Sulsel. Kepemimpinan Pak Willy bisa menyatukan dan merangkul semua rekan-rekan PSMTI se-Indonesia,” ujar Thiawudy.
Menurutnya, selama kepemimpinan Wilianto, PSMTI aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial serta membangun sinergi dengan pemerintah dan organisasi lainnya.

Thiawudy menilai kemampuan Wilianto dalam merangkul berbagai pihak menjadi salah satu alasan PSMTI Sulsel kembali memberikan dukungan.
Dukungan serupa disampaikan Ketua PSMTI Sulbar Iming Wijaya. Ia menilai Wilianto mampu membawa PSMTI berkembang selama periode pertamanya.
“Kalau berbicara soal Munas tanggal 4 sampai 6, kami dari Sulawesi Barat tetap mendukung Pak Willi. Sebab Pak Willi di periode pertamanya mampu membawa PSMTI dengan baik,” kata Iming.
Ia menyebut keberadaan PSMTI kini semakin dikenal oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, hal tersebut tidak terlepas dari kerja keras Wilianto selama menjabat sebagai ketua umum.
“Menurut kami masih sangat layak Pak Willi melanjutkan kepemimpinannya ke periode kedua,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua Kaderisasi PSMTI Pusat, Saiman Sutanto. Ia menilai Wilianto memiliki kemampuan menyatukan berbagai pemikiran dan membangun semangat kebersamaan di tengah dinamika organisasi.
Menurut Saiman, Wilianto mengedepankan musyawarah, menjaga kekeluargaan, serta mengambil keputusan secara bijaksana.
Ia juga mengapresiasi keteladanan Wilianto dalam mendorong PSMTI hadir melalui berbagai kegiatan sosial, kepedulian kemanusiaan, serta penguatan nilai persatuan dan kebangsaan.
“Bagi Pak Wilianto, kepemimpinan bukanlah soal jabatan, melainkan tentang memberi manfaat bagi sesama,” ujar Saiman.
Meski dukungan dari sejumlah daerah terus mengalir, Wilianto Tanta sendiri belum memastikan apakah akan kembali maju dalam Munas VIII PSMTI.
Wilianto mengatakan keputusan mengenai pencalonannya baru akan ditentukan dalam Rapat Pimpinan sebelum pelaksanaan Munas.
“Di rapat pimpinan sebelum Munas ke-8 baru saya putuskan apakah maju lagi atau tidak,” ujar Wilianto.
Munas VIII PSMTI akan berlangsung selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 September 2026 di Jakarta.
Rangkaian kegiatan diawali check-in peserta dan Rapat Pimpinan pada Jumat, 4 September. Selanjutnya digelar Welcome Dinner dan Opening Ceremony Munas VIII PSMTI.
Pada Sabtu, 5 September, peserta mengikuti sidang-sidang pleno yang dilanjutkan Farewell Party dan Closing Ceremony.
Sementara pada Minggu, 6 September, rangkaian Munas ditutup dengan PSMTI Charity Walk & Health Day yang diisi berbagai kegiatan, mulai dari fun walk, senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, akupunktur gratis, hingga pembagian doorprize.
Munas VIII PSMTI akan menjadi forum penting untuk menentukan arah organisasi sekaligus kepemimpinan PSMTI untuk periode berikutnya. (*)

