RastraNews.id, Jeneponto — Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) diperluas guna mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok serta meningkatnya aktivitas masyarakat.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto Paris Yasir di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas sektor dalam menghadapi dinamika yang kerap terjadi menjelang hari raya, khususnya terkait pengendalian harga kebutuhan pokok, penertiban aktivitas pasar, serta antisipasi potensi kemacetan di sejumlah titik keramaian di wilayah Kabupaten Jeneponto.
Rapat tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Jeneponto Maskur, Komandan Kodim 1425 Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, perwakilan Kapolres Jeneponto, perwakilan Bulog, perwakilan Kejaksaan Negeri Jeneponto, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Rapat Forkopimda diperluas tersebut secara resmi dibuka oleh Pj Sekda Jeneponto, Maskur. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi seluruh unsur pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memastikan aktivitas pasar tetap tertib dan kondusif menjelang Idulfitri.
Dalam arahannya, Bupati Jeneponto Paris Yasir menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda harus memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga tetap stabil agar masyarakat dapat menjalani Ramadan hingga Idulfitri dengan tenang.
“Pengendalian harga bahan pokok menjadi perhatian utama kita bersama. Pemerintah daerah bersama instansi terkait harus melakukan pengawasan secara intensif terhadap distribusi dan ketersediaan barang di pasar agar tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat,” tegasnya.
Selain pengendalian harga, Bupati juga menginstruksikan agar dilakukan penertiban aktivitas pasar serta pengaturan lalu lintas di kawasan pusat perdagangan guna mengantisipasi potensi kemacetan yang biasanya meningkat menjelang hari raya.
Menurutnya, peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri harus diantisipasi dengan langkah-langkah strategis agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi antara unsur Forkopimda, OPD terkait, serta para camat guna membahas langkah-langkah strategis dalam pengawasan distribusi bahan pokok, penataan aktivitas pasar, serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik keramaian di Kabupaten Jeneponto.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok, serta menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menyambut Idulfitri. (*)

