Rastranews.id, Jakarta— Jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Makassar menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan, di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, pada 10–12 Januari 2026.
Rombongan DPC PDI Perjuangan Makassar dipimpin langsung oleh Ketua DPC, Andi Suhada Sappaile, didampingi Sekretaris William dan Bendahara Hidayat Nurwahid.
Kehadiran mereka menjadi bagian dari konsolidasi nasional partai pasca-Kongres, Konferensi Daerah (Konferda), dan Konferensi Cabang (Konfercab).
Selain jajaran pengurus DPC, sejumlah legislator PDI Perjuangan asal Sulawesi Selatan turut hadir, di antaranya Mesakh Raymond Rantepadang yang juga menjabat Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sulsel, A. Tenri Uji Idris selaku Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Sulsel, serta dr Udhin Saputra Malik.
Ketua DPC PDI Perjuangan Makassar, Andi Suhada Sappaile, menjelaskan bahwa Rakernas I PDI Perjuangan 2026 difokuskan pada penguatan konsolidasi organisasi di seluruh tingkatan partai.
“Rakernas ini penting untuk menyatukan langkah partai hingga ke akar rumput, sekaligus menyerap masukan dari seluruh daerah sebagai bahan perumusan arah kebijakan dan perjuangan partai ke depan,” ujar Suhada.
Rakernas I PDI Perjuangan 2026 mengusung tema “Satyam Eva Jayate” dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya”, yang menegaskan komitmen partai terhadap nilai kebenaran, ideologi, serta keberpihakan kepada rakyat.
Hari ini, Senin (12/1/2026), DPP PDI Perjuangan dijadwalkan menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk sikap partai terhadap isu nasional seperti wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD.
Selama Rakernas, peserta mengikuti pembahasan dalam tujuh komisi, meliputi Komisi Sikap Politik, Komisi Program, Komisi Organisasi, Komisi Pemenangan Pemilu, Komisi Pemuda dan Komunikasi Politik, Komisi Perempuan dan Anak, serta Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana.
Pembahasan tersebut mencakup penguatan struktur partai, strategi menghadapi Pemilu dan Pilkada, peningkatan pendidikan politik, hingga isu lingkungan dan mitigasi bencana sesuai arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. (MU)

