RastraNews.id, Makassar — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam
terus menunjukkan arah pembangunan yang tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Memasuki tahun 2026, berbagai program strategis digulirkan untuk memperkuat perlindungan sosial, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Salah satu langkah konkret yang telah direalisasikan adalah pembagian seragam sekolah gratis kepada 16.253 siswa dari jenjang PAUD hingga SMP.

Program ini tidak sekadar membantu kebutuhan siswa, tetapi juga menjadi solusi bagi orang tua yang selama ini terbebani biaya perlengkapan sekolah di awal tahun ajaran.

Dari total penerima, sebanyak 5.315 paket diberikan untuk PAUD, 5.739 paket untuk siswa SD, dan 5.199 paket untuk tingkat SMP.

Menariknya, produksi seragam tersebut melibatkan pelaku UMKM lokal yang tersebar di berbagai kecamatan. Dengan demikian, program ini tidak hanya berdampak pada dunia pendidikan, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Di sektor kesejahteraan sosial, pemerintah daerah juga memperluas cakupan bantuan bagi kelompok rentan, khususnya lanjut usia.

Tahun ini, direncanakan penambahan sekitar 1.500 penerima baru dalam program bantuan lansia. Sebelumnya, bantuan sebesar Rp1 juta per bulan telah diberikan kepada sekitar 3.000 lansia sebagai bentuk jaminan kehidupan yang lebih layak.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada penanganan hunian tidak layak. Pemerintah secara aktif melakukan pendataan hingga turun langsung ke lapangan untuk memastikan warga yang membutuhkan benar-benar mendapatkan bantuan perbaikan tempat tinggal.

Di bidang kesehatan, Luwu Timur mencatat capaian penting dengan meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) kategori utama pada awal tahun 2026.

Capaian ini menandakan bahwa sebagian besar masyarakat telah terjamin akses layanan kesehatan, termasuk pembiayaan yang ditanggung pemerintah daerah.

Upaya tersebut juga diperkuat dengan program pencegahan stunting melalui kolaborasi lintas sektor, sebagai bagian dari komitmen membangun generasi yang lebih sehat di masa depan.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan kepada pelaku UMKM, termasuk bantuan permodalan yang dapat mencapai puluhan juta rupiah.

Di sisi lain, gerakan menjaga lingkungan juga terus digalakkan melalui program “Jumat Bersih Juara” yang mengajak masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan secara gotong royong.

Dengan berbagai program tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif—tidak hanya membangun daerah, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakatnya tumbuh secara berkelanjutan. (*)