RastraNews.id, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur (Lutim) mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 dengan konsep yang tidak hanya meriah, tetapi juga berdampak langsung pada pergerakan ekonomi dan pariwisata daerah.

Hal ini mengemuka dalam rapat persiapan yang dipimpin langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Ruang Rapat Kerja Bupati, Sabtu (18/4/2026), yang turut dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, hingga pihak swasta dan event organizer.

Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa rangkaian HUT tahun ini tetap mengacu pada konsep sebelumnya, namun diperkaya dengan sejumlah kegiatan baru yang diharapkan mampu menarik lebih banyak partisipasi masyarakat dan kunjungan dari luar daerah.

“Rangkaian kegiatan tidak jauh dari tahun sebelumnya, tetapi ada beberapa tambahan item yang akan memperkaya perayaan tahun ini,” ujarnya.

Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari Liga Pelajar sepak bola, Festival Sungai Malili, pameran UMKM, hingga Bupati Cup antar kecamatan dan OPD. Selain itu, kegiatan lain seperti lomba perahu naga, road race, fun run, lomba catur, hingga tabligh akbar juga akan digelar, sebelum ditutup dengan konser artis sebagai puncak hiburan masyarakat.

Rangkaian kegiatan ini dinilai bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi strategi untuk menggerakkan sektor ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata yang akan mendapat dampak dari meningkatnya kunjungan masyarakat.

Seiring dengan potensi lonjakan tamu, termasuk dari luar daerah, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mengantisipasi kebutuhan transportasi. Bupati Irwan mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta dukungan PT Vale Indonesia untuk mempertimbangkan penambahan jadwal penerbangan atau extra flight melalui Sorowako.

Langkah ini dinilai penting guna memastikan kelancaran mobilitas tamu, terlebih dengan rencana kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara.

“Diperkirakan akan hadir dua menteri dan satu wakil menteri. Bahkan ada peluang Menteri Kehutanan juga turut hadir,” ungkapnya.

Selain aspek transportasi, perhatian juga diberikan pada kesiapan pelayanan tamu dan koordinasi lintas sektor agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal.

Bupati Irwan juga menekankan pentingnya penyusunan konsep anggaran dari masing-masing event organizer agar proses perencanaan kegiatan dapat segera dimatangkan.

Ia pun mengingatkan seluruh panitia untuk bekerja secara kolaboratif dan terkoordinasi, sehingga setiap kegiatan dapat berjalan selaras dan tidak terpisah-pisah.

“Saya harap seluruh kerja-kerja kita terkoordinasi dengan baik. Hari Jadi ke-23 ini harus mampu memberi warna dan kekhasan tersendiri,” tegasnya.

Rencananya, rangkaian kegiatan akan mulai digelar pada akhir April dan mencapai puncaknya pada Juni 2026, setelah mempertimbangkan berbagai aspek teknis pelaksanaan.

Dengan konsep yang lebih matang dan skala kegiatan yang lebih luas, peringatan HUT ke-23 Luwu Timur diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat daya tarik pariwisata. (*)