RastraNews.id, Makassar— Anggota DPRD Kota Makassar, Ray Suryadi Arsyad, menyoroti persoalan banjir dan penataan fasilitas umum (fasum) serta fasilitas sosial (fasos) yang masih menjadi isu utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan. Khususnya, di Dapil 2 Makassar.
Ray menyampaikan, pelaksanaan Musrenbang di sejumlah kecamatan hampir rampung, meski masih terdapat beberapa wilayah yang menghadapi persoalan kompleks sesuai karakter kawasan masing-masing.
“Setiap wilayah punya tantangan berbeda. Wilayah selatan cenderung kawasan konvensional, sementara wilayah utara lebih didominasi aktivitas perdagangan. Ini yang perlu kita carikan solusi bersama,” ujar Ray kepada media di Kantor Sementara DPRD Makassar, Senin (26/1).
Menurutnya, persoalan banjir masih menjadi keluhan utama masyarakat dan diperkirakan kembali mengemuka dalam agenda reses mendatang, khususnya di wilayah utara Makassar.
Ia menekankan pentingnya peran aktif OPD terkait, khususnya yang menangani drainase dan pekerjaan umum, untuk bergerak cepat di situasi darurat.
Selain banjir, Ray juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan. Meski secara umum jalan di Makassar dinilai layak, ia menegaskan perlunya perawatan dan pembangunan berkelanjutan agar kualitas jalan tetap terjaga.
Ray turut menyinggung optimalisasi fungsi drainase dan fasum-fasos yang kerap terganggu oleh bangunan permanen di lokasi yang tidak semestinya.
Ia menilai, penataan kawasan perlu dilakukan dengan melibatkan kesadaran masyarakat.
“Kami sangat mendukung aktivitas ekonomi, pedagang kaki lima dan UMKM. Tapi kalau bangunannya permanen dan mengganggu fungsi utama fasum-fasos, tentu harus ditertibkan,” tegasnya.
Ia mengajak masyarakat tetap beraktivitas ekonomi dengan mempertimbangkan kepentingan bersama, khususnya agar tidak menghambat aliran drainase dan aktivitas publik lainnya. (MU)

