Gowa – Suasana Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, berujung ricuh. Bahkan diwarnai insiden penikaman.

Seorang mahasiswa berinisial RA (21) menjadi korban penikaman pada hari ketiga kegiatan, Jumat (29/8/2025). Peristiwa itu terjadi di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek).

Kepala Bagian Kemahasiswaan UIN Alauddin, Baharuddin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku merupakan mahasiswa pindahan.

“Ini (pelaku) mahasiswa pindahan,” singkat Baharuddin saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Informasi yang dihimpun, pelaku sebelumnya kuliah di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan kemudian pindah ke Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar. Hingga kini, motif penikaman masih belum diketahui.

Korban RA sempat dilarikan ke Rumah Sakit Yapika untuk mendapatkan perawatan medis.

“Sudah kejadian baru saya ke Rumah Sakit Yapika,” tambah Baharuddin.

Berdasarkan informasi sementara, insiden ini memicu ketegangan di area kampus. Sejumlah mahasiswa dari Fakultas Saintek disebut melakukan penyisiran hingga ke fakultas lain.

Untuk mencegah bentrokan, pihak pimpinan kampus mengambil langkah cepat dengan memulangkan mahasiswa baru peserta PBAK.

Polisi juga telah berada di lokasi guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.(JY)